Jumat, 25 Desember 2020
BALIKPAPAN-Satgas Percepatan dan Penanganan COVID19 Balikpapan terus berupaya, himbau masyarakat Balikpapan untuk tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan.
Hal itu disampaikan Wali Kota Balikpapan juga selaku Ketua Satgas COVID19 Balikpapan Rizal Effendi, bahwa dalam seminggu terakhir, pergerakan penularan CIVID19, mengalami kenaikan. Menyusul, adanya pekerja Migas dan klaster keluarga kian menjadi-jadi.

Sebagaimana perkembangan kasus COVID19, Jumat (25/12/2020) yakni, pasien di rawat di Rumah Sakit sebanyak 261, isolasi mandiri 341, dengan total pasien sembuh 4653 dan meninggal dunia 258 orang dengan total kasus COVID19 sebanyak 5513.
Pemkot Balikpapan sinergi dengan aparat kepolisian dalam penanganan COVID19 khususnya, menghadapi tahun baru 2021, diupayakan masyarakat tetap di rumah.
Hal itu, senada disampaikan Kabid Humas Polda Kaltim Kombes Pol. Ade Yaya Suryana bahwa, pihaknya siap melaksanakan pengamanan dalam pergantian tahun baru 2021.
Menurutnya, dengan upaya pengetatan protokol kesehatan dan kesadaran masyarakat untuk tidak merayakan pergantian tahun secara berlebihan. "alah satu cara untuk menekan angka penularan virus corona," ungkapnya, saat silaturahmi Humas Polda Kaltim bersama mitra wartawan, belum lama ini.
Bahkan, dengan cara itu, tidak menambah klaster baru, meski saat ini, proses pasca pilkada Balikpapan, menjadi pelajaran dan masih dalam tahap evaluasi. Agar, penularan COVID19, pasca pilkada lalu tidak mengalami peningkatan. (**)
Editor: Ahmad Yani
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun

