BALIKPAPAN-Seberapa pengetahuan kita mengenai, Kaporit, Kapur Gamping dan Soda Ash pada air. Paling tidak, kita mengetahuinya hanya sebatas penjernihan air.
Tentu, hal ini tidaklah salah, namun penting kita mengetahui, takaran dan sifat bahan chemical tersebut. Meski semuanya tergolong Zat kimia yang terlibat dalam pengolahan air.

Kita bisa bagi menjadi empat macam. Ada sebagai penjernih, sebagai pembasmi bakteri, sebagai penstabil air, dan sekadar zat tambahan.
Bentuknya ada yang padat, ada yang cair, ada yang gas. Adapun Kaporit merupakan singkatan dari kalsium hipoklorit dengan rumus kimia Ca(OCl)2. Kaporit termasuk ke dalam kelompok pembasmi bakteri.
Selain kaporit, ada juga klor, ozon, kuprisulfat dan oksigen. Diantara yang lain, kaporit adalah yang paling banyak dipakai, karena ada sisa klor. Perlu dicatat, air yang bau kaporitnya seangin (trace, sangat sedikit), lebih aman daripada air yang tidak berbau kaporit. Tentu saja tidak boleh terlalu bau. Kisaran kadar kaporit sisa ini 0,2 0,3 mg/l.
Demikian juga Tawas termasuk ke dalam kelompok penjernih air. Selain tawas, ada juga besi sulfat, besi klorida, dan polimer seperti PAC. Rumus kimia dari tawas adalah Al2(SO4)3.18H2O. Tawas berfungsi sebagai penjernih air yang dapat menggaet koloid dalam air.
Tawas banyak dipakai untuk mengolah air sungai. Air tanah (misalnya mata air) tak perlu lagi ditambah tawas karena sudah jernih. Air tanah hanya perlu kaporit sebagai pembasmi bakteri.
Untuk penggunaanya, pencemaran baik fisik, kimia, maupun bakteriologis pada sarana air bersih jenis waduk saat ini semakin meningkat. Maka dari itu, kegiatan desinfeksi pada waduk sebagai sumber air, dapat dipertimbnagkan sebagai salah satu alternatif pemecahannya. Bahan yang dipergunakan sebagai disinfektan biasanya mempergunakan kaporit dengan dosis 1 gram/100 liter air.
Hal yang perlu diperhatikan saat ingin menggunakan tawas sebagai penjernih air adalah takarannya. Untuk Air tidak terlalu keruh, tidak berlumpur. Cukup 3-5 sendok makan full untuk 1000 liter air, untuk Air yang keruh dan sedikit berlumpur. Cukup 5-8 sendok makan full untuk 1000 liter air dalam sumur Jika masih membandel dan tidak jernih-jernih maka berikan dosis yang lebih besar.
Lakukan penambahan dosis secara bertahap. Kita ketahui bersama, Tawas sudah dikenal lama oleh masyarakat dan memiliki banyak manfaat. Salah satu dari sekian banyak manfaat tawas yang sudah diketahui banyak orang diantaranya sebagai pembening air keruh dengan cara memasukkan sejumlah tawas pada air yang tampak keruh sehingga lama-lama akan berubah bening, karena tawas berfungsi sebagai penangkap partikel halus dalam air dan mengubah jadi endapan.
Penggunaan tawas sebagai penjernih air sudah biasa dilakukan masyarakat Indonesia sejak karena disamping murah cara penerapannya juga mudah, tinggal ambil tawas lalu dimasukkan dalam wadah yang berisi air yang hendak dijernihkan atau bisa langsung dimasukkan dalam sumur yang airnya agak keruh dan berbau. Selain banyak digunakan sebagai pemurni air.
Selanjutnya, Fungsi soda ash sebagai salah satu obat sebagi bahan pembersih air. Soda Ash sendiri merupakan sejenis bahan kimia yang digunakan untuk menaikan pH pada air. Jika pH air kurang dari batas normal, maka kualitas air kolam akan turun jika terkena tambahan air, baik itu tambahan dari air hujan atau air dari kran.
Kita ketahui bersama pemakaian tawas, kaporit, soda ash haruslah tersertifikasi halal. Sehingga mengetahui asal dan sumber dari mana, bahan tersebut. Sementara, tawas saat ini banyak diproduksi lokal dan tidak diimpor. Dan soda ash belum memiliki pabrik Indonesia.
Basic kimianya sama, untuk kualitasnya pemakaian disesuaikan dengan kebutuhan. Mengenai sertifikat penggunaan chemical ini, untuk negara luar memiliki lembaga dinamai IFANKA (Islamic Food and Nutrition Council of America) lembaga ini sama dengan lembaga sertifikasi MUI (Majelis Ulama Indonesia) di Indonesia.
Untuk mengetahui keabsahanya, dapat dilakukan pengecekan secara online. Sebagaimana tertera dalam list halal MUI. Untuk bahan Kaporit, mengandung bahan garam, unsurnya tidak mengandung haram.
Biasanya produk sertifikasi halal, dapat dilihat melalui list halal LPPOM-MUI (Lembaga Pengkajian Pangan Obat-Obatan dan Kosmetika) secara online. Sesuai surat keputusan lembaga daftar bahan tidak kritis halal. Unsur kimia, kaporit bagian dari Florida masuk dalam daftar list LPPOM-MUI.
Selanjutnya, Bahan kimia yang dianggap masuk kategori halal, biasanya memiliki stempel halal, namun tidak semua bahan kimia dinyatakan tidak kritis memiliki stempel kehalalan.
Bagi perusahaan pemasok tidak memiliki hak memasang label halal dengan seenaknya. Untuk diketahui bersama, bahwa bahan kimia atau chemical tersebut, pada umumnya dipakai untuk menjernihkan air pada pengolahan air daerah.
Dengan skala besar, sama halnya PDAM disetiap daerah, dipastikan memakai ketiga bahan tersebut, dalam pengolahan, sesuai dengan kebutuhan dan takaran yang sesuai, tidak melebihi ambang batas pemakaian.
Oleh: H. Ahmad Basir-Ahli Kimia