Senin 20 November 2023
SENDAWAR - Kabupaten Kutai Barat (Kubar) kini genap berusia 24 tahun. Pada 5 Oktober 1999 lalu, Kubar, dengan ibukota Sendawar merupakan pemekaran dari wilayah Kabupaten Kutai, yang ditetapkan berdasarkan UU Nomor 47 Tahun 1999.
Kabupaten Kutai Barat sendiri merupakan wilayah kabupaten terluas keempat di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) setelah Kabupaten Mahakam Ulu, Kabupaten Berau dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Memimpin dua periode, sejak 2016-2021 dan 2021-2026, Bupati Kubar FX Yapan bersama wakil bupati (Wabup) H Edyanto Arkan, mengusung misi Meningkatkan Perekonomian Masyarakat, melalui Pengembangan Ekonomi Kerakyatan Berbasis Kawasan Berdasarkan Potensi Unggulan Lokal Secara Berkelanjutan.
Melalui misi kerja yang pertama ini, seperti disampaikan Bupati FX Yapan pada paripurna istimewa di DPRD Kubar, Sabtu (4/11/2023) lalu, diharapkan ada peningkatan ekonomi masyarakat, yang dapat diupayakan melalui pengembangan potensi lokal yang dimiliki masyarakat baik itu SDM, lahan pekarangan, potensi alam hingga kepariwisataan yang dapat dilakukan tak hanya untuk jangka pendek namun jangka panjang.
Begitu pun dalam periode lima 5 tahun selanjutnya, pendekatan pengembangan ekonomi kerakyatan menggunakan konsep Pengembangan Ekonomi Lokal (PEL) yang dipadukan dengan konsep pengembangan kawasan (kluster).
Kedua pendekatan tersebut diharapkan menciptakan pekerjaan yang beragam, sesuai dengan keterampilan masyarakat lokal dan berkelanjutan.
Dikatakan bupati, di Kabupaten Kutai Barat pemilihan konsep PEL, sebagai pendekatan pengembangan ekonomi kerakyatan sesuai dengan program Dana Desa.
Di mana desa diberikan kewenangan untuk melaksanakan perencanaan dan pembangunan sendiri sesuai dengan karakter lokalnya.
Pendekatan kawasan (kluster) digunakan untuk meningkatkan daya saing produk lokal dan memperpanjang rantai pasok. Industri-industri yang diprioritaskan adalah industri kecil dan menengah.
"Dengan gabungan konsep tersebut diharapkan keadilan, kemandirian, dan kesejahteraan masyarakat dapat tercapai," ujarnya. (adv/DiskominfoKubar)