Kamis, 10 Desember 2020
BALIKPAPAN-Masyarakat Kota Balikpapan diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap penularan COVID-19. Sebab, pada awal Desember ini jumlah konfirmasi positif mengalami peningkatan.
Dari data tim Satgas Penanganan COVID-19 Balikpapan, kasus positif pada 1-10 Desember berjumlah 326. Angka ini lebih dari setengah komulatif pada November sebanyak 598 kasus.

Sedangkan pada periode yang sama yakni, 1-10 November jumlah kasus positif 202.
Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan Andi Sri Juliarty mengatakan, salah satu faktor meningkatnya kasus COVID-19 pada awal Desember ini berasal dari pelaku perjalanan. Sebab, momen akhir tahun banyak digunakan masyarakat maupun perusahaan melakukan perjalanan dinas ke luar kota.
"Ada perusahaan pembiayaan di mana pimpinannya melakukan perjalanan dinas kemudian berkumpul, makan-makan dan terjadi penularan pada pekerja di sini. Ada juga yang berasal dari pergantian kru di lokasi," ujarnya.
Selain itu, Andi Sri Juliarty menilai saat ini perusahaan-perusahaan mulai longgar dalam menerapkan protokol kesehatan di lingkungannya.
Ia pun menekankan perusahaan wajib mengikuti Surat Edaran Nomor 440/0332/Dinkes tentang Pengendalian COVID-19 di Lingkungan BUMN/BUMD/Perusahaan Swasta di Kota Balikpapan Dalam Masa Adaptasi Kebiasaan Baru yang dikeluarkan pada Juli lalu.
"Orang yang setelah melakukan perjalanan wajib melakukan isolasi terlebih dahulu, kemudian melakukan swab test untuk memastikan negatif dan baru bisa bekerja. Di sisi lain, kami juga melihat terdapat kecenderungan perusahaan tidak lagi menerapkan work from home atau WFH," tandas Sri Juliarty.
Di lain hal, penambahan kasus juga ada dari hasil skrining rapid test terhadap petugas KPPS, Linmas, dan pengawas TPS untuk Pilkada 9 Desember 2020. Sebanyak 23 petugas Pilkada terkonfirmasi positif, dan hingga saat ini masih dilakukan tracing di tingkat keluarga.
Sementara itu, Satgas Penanganan COVID-19 Balikpapan melaporkan hari ini (10/12) terdapat 30 kasus terkonfirmasi positif, 25 selesai isolasi, dan 2 meninggal dunia. (**)
Editor: Ahmad Yani
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun .
