Rabu, 2 Desember 2020
BALIKPAPAN-Memasuki tahapan pemeriksaan ulang rapid test (duplo), 13.545 Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) dan petugas ketertiban Tempat Pemungutan Suara (TPS), sebagai tindak lanjut dari hasil pemeriksaan sebelumnya.
Terdapat 1.031 reaktif. Kemudian, 1.031 anggota KPPS tersebut, dilakukan rapid tes ulang (duplo) di semua Puskesmas sesuai KTP masing-masing. Terdapat kurang lebih 700 anggota KPPS dan petugas ketertiban TPS yang reaktif.

Sehingga harus dilakukan swab, sebagai upaya menjamin pelaksanaan Pilkada aman dan sehat pada 9 Desember 2020.
"Melakukan rapid tes kepada anggota KPPS, sebagai upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) untuk meyakinkan masyarakat dan upaya menjamin pelaksanaan pilkada aman dan sehat," kata Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha di kantor KPU, Rabu (2/12/2020).
Ia menjelaskan, dalam pelaksanaan pemungutan dan penghitungan suara KPU akan menerapkan protokol kesehatan dengan ketat, seperti menyediakan tempat pencuci tangan, sarung tangan dan face shield.
Dia menambahkan, perlu diketahui bahwa jumlah TPS sebanyak 1.505. Artinya kalau dibagi setiap TPS ngga sampai satu yang reaktif, dari data KPU tidak ada satu TPS itu yang reaktif berjamaah.
"Untuk anggota KPPS yang reaktif, kami sudah serahkan kepada tim Satgas COVID-19 Balikpapan, untuk ditindak lanjuti. Karena semua itu untuk kepentingan masyarakat dan kita semua," ujarnya.
Noor Thoha mengatakan, jika nanti ada anggota KPPS terpapar COVID-19, KPU sudah menyiapkan pengganti dan cadangan, karena di setiap TPS memiliki sembilan orang.
"Walaupun nanti di hari H ada anggota KPPS berhalangan hadir tidak ada masalah, karena didalam regulasi Ketua KPPS bisa membagi tugas kepada anggotanya," bebernya. (Yudi)
Editor: Ahmad Yani
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun

