Petani Sayur Selok Api, Mulai Bercocok Tanam Obat

Selasa, 24 Nopember 2020

BALIKPAPAN-Petani sayur Selok Api, Kabupaten Kutai Kartanegara, mulai bangkit dimasa pandemi. Meski berbagai usaha mengalami kelesuan. 

Namun, hingga saat ini petani masih bertahan dengan bekerja seperti biasa, meski di tengah pandemi. 

Sebagian besar warga Selok Api tersebut, bercocok tanam kangkung, bayam dan sayuran lain. 

Ditengah pandemi COVID19 justru membuat para petani lebih aman karena dirinya jauh dari orang banyak udara yang dihirup udara yang segar.

Seorang petani sayur Siti lebih cenderung bercocok tanam tanaman apotek.

Beliau bercocok tanam disamping rumah dengan membudidayakan segala macam tanaman obat-obatan seperti jahe dan Sherei.

Dimasa pandemi sangat cocok masyarakat dengan mengkonsumsi jahe syukur Alhamdulillah kami bisa manfaatkan untuk digunakan sendiri dan sebagian dijual dengan harga yang lumayan.

"Kami semua warga disini khususnya, ibu-ibu lebih fokus bercocok tanam tanaman apotek bukan. Hanya sekadar mengkonsumsi saja, kami juga tetap melaksanakan 3M sesuai anjuran pemerintah," ungkap Siti. 

"Warga disini selalu taat apa yang disampaikan oleh tokoh masyarakatnya seperti RT jika berpergian diwajibkan pakai masker. Dan kami selalu rajin mencuci tangan dan jauhi kerumunan orang banyak," tandasnya (SR)

Editor: Ahmad Yani

#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun