Senin, 9 Nopember 2020
BALIKPAPAN-Kondisi relaksasi pasca dicabutnya, pembatasan jam malam, oleh Wali Kota Balikpapan, kondisi perekonomian si Balikpapan mulai menggeliat.
Baik itu sektor, UMKM maupun sektor lainnya. Dimasa relaksasi ini, sejumlah tokoh dan warung memperketat pemberlakuan protokol kesehatan.

Salam satunya, dari hasil pantauan di lapangan, terdapat satu toko obat atau Apotik di wilayah Manggar, Balikpapan Timur, memperketat prokes, bagi pembeli.
Menurut Sofie, karyawan Apotik bahwa pengetatan terhadap pembeli sebagai bentuk kepedulian pencegahan dari COVID 19. Dan mengikuti, sara oleh pemerintah melalui gugus tugas.
"Taati prokes itu, bertujuan untuk memutus mata rantai penyebaran virus corona, agar tidak menambah kluster baru," ucap Sofie.
"Semua aturan kami perketat, kedisiplinan diri agar tidak merugikan orang lain, wajib harus menggunakan masker agar aman bagi diri sendiri dan orang lain," urainya.
"Saya sendiri selalu memakai masker dan selalu membawa hand sanitizer sebagai alat pengamanan diri kita. Karena, tidak tahu bersentuhan dengan siapa-siapa dan bekas siapa," jelasnya.
"Di tempat kerja ini, kami harus betul-betul steril, karena yang kami hadapi tentunya orang yang sakit dan sedang berobat," kata Sofie.
Tampak juga depan Apotik, disiapkan air dan sabun untuk digunakan cuci tangan, bagi para konsumen. Dan ruang klinik untuk pemeriksaan juga dibatasi.
"Dengan pembatasan jarak agar tidak terlalu dekat, antara satuan dengan yang lainnya," tegasnya. (SR)
Editor: Ahmad Yani
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun
