Tiga Pasangan Calon Walikota Balikpapan, Selesaikan Pemeriksaan Kesehatan

Senin 2 September 2024

BALIKPAPAN- Tahapan tes kesehatan yang dijalani oleh Pasangan Calon (Paslon) Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan untuk menuju Pilkada 2024 telah selesai dilakukan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr. Kanujoso Djatiwibowo, Senin (2/9). Dari 3 Paslon yang ada yaitu, Sya’bani dan Syukri Wahid, Rendi Ismail dan Eddy Tarmo kemudian disusul hari terakhir oleh Rahmad Mas’ud dan Bagus Susetyo.

Rahmad Masud Cawali Balikpapan

Direktur RSUD Dr. Kanujoso Djatiwibowo Balikpapan, Dr. Edy Iskandar menuturkan pada rangkaian pemeriksaan yang dilakukan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) berjalan dengan baik dan pada sehat semua.

"Nanti malam semua hasil akan dikumpulkan oleh tim medis dan dokter spesialis sebanyak 18 orang yang akan membicarakan hasil laboratorium pemeriksaan yang telah dilakukan. Selanjutnya besok akan diserahkan hasil itu ke KPU Balikpapan,” kata Edy.

Disebutkan bahwa semua hasil akan bersifat rahasia dari Rumah Sakit, dan hanya disampaikan ke KPU.

Ketua KPU Kota Balikpapan, Prakoso Yudho Lelono juga menyampaikan untuk tahapan selanjutnya ialah pemeriksaan berkas dan pengumuman hasil verifikasi berkas ditanggal 14 September 2024.

"Untuk pengecekan berkas jika ada perbaikan mulai tanggal 6 September - 8 September 2024. Pada penetapan Pasangan Calon ditanggal 22 September 2024,” imbuhnya.

Bagus Susatyo Calon Wawali Balikpapan

Selanjutnya pada Exit Conference, Bapaslon Wakil Walikota Balikpapan, Bagus Susetyo mengatakan sangat mengapresiasi rumah sakit yang menjadi tempat pemeriksaan kesehatan nya tersebut karena sangat nyaman atas pelayanan dan fasilitas yang diberikan.

"Dalam menunggu hasil pemeriksaan serta penetapan paslon nanti, kami mempunyai persiapan dengan berkoordinasi semua koalisi partai pengusung. Jadi jika sudah dilakukan penetapan bisa langsung mulai kampanye dan lain-lain,” ungkap Bagus.

Sementara itu, Bapaslon Walikota Balikpapan, Rahmad Mas’ud menyoroti RSUD Kanujoso dengan memberi apresiasi karena secara keseluruhan tidak kalah dengan rumah sakit yang diluar kaltim.

"Dari segi pelayanan dan SDM yang sudah cukup memadai. Selebihnya saya juga mengingatkan kepada seluruh masyarakat untuk nanti berkampanye jangan sampai terjadi Black Campaign,” pungkasnya. (Adys/*)