Kaltim Juara Umum II Kejurnas Kurash 2025, Sapto Dorong Pembinaan Atlet Berkelanjutan

Minggu 13 Juli 2025

SAMARINDA — Kalimantan Timur berhasil mencetak prestasi membanggakan di ajang Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Kurash 2025 yang digelar di GOR Serbaguna Gelora Kadrie Oening, Samarinda.

Dari 20 provinsi peserta, kontingen Kaltim sukses meraih posisi juara umum kedua dengan perolehan 7 medali emas, 4 perak, dan 9 perunggu.

Sapto Setyo Pramono, Ketua Pengprov Ferkushi Kaltim yang juga Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim

Ketua Pengprov Federasi Kurash Indonesia (Ferkushi) Kaltim, Sapto Setyo Pramono, menyampaikan apresiasinya atas pencapaian tersebut. Ia menyebut keberhasilan ini bukan hanya hasil kerja keras para atlet dan pelatih, tetapi juga berkat dukungan pemerintah dan masyarakat Kaltim.

"Ini bukan hanya soal medali, tapi refleksi dari proses pembinaan yang telah berjalan. Kita patut bangga, tapi tidak boleh puas," ujar Sapto, Minggu (13/7/2025).

Menurutnya, prestasi di Kejurnas ini harus menjadi momentum untuk memperkuat sistem pembinaan atlet secara terstruktur dan berkelanjutan, mulai dari usia dini hingga tingkat profesional.

Sapto menegaskan, pihaknya sudah merancang program rekrutmen atlet muda, pembinaan rutin, hingga pelatihan intensif yang termasuk dalam rencana pelaksanaan training camp khusus.

"Kami akan fokus pada rekrutmen usia muda, pembinaan rutin, hingga pelatihan intensif. Bahkan rencana training camp khusus sudah masuk agenda," jelasnya.

Sapto mengakui bahwa persiapan menjelang Kejurnas dilakukan dalam waktu yang cukup terbatas. Namun, semangat juang atlet dan soliditas tim mampu membuktikan potensi Kaltim sebagai salah satu kekuatan utama Kurash di Indonesia.

"Persiapan ke depan harus lebih sistematis. Jangan hanya bergantung pada momen, tapi ada perencanaan jangka panjang," ujarnya.

Sebagai Wakil Ketua Komisi II DPRD Kaltim, Sapto juga menyoroti pentingnya dukungan kebijakan dan alokasi anggaran dari pemerintah daerah. Ia berharap prestasi ini menjadi landasan bagi peningkatan perhatian terhadap olahraga non-mainstream seperti Kurash.

"Pemerintah harus hadir dalam pembinaan, bukan hanya saat kompetisi. Kita bicara investasi prestasi jangka panjang," pungkasnya. (Adv/DPRDKaltim/*)