Bahkan ketika gas datang, hanya berselang beberapa menit, gas melon yang ada tadinya juga langsung habis Begitu juga yang terjadi di warung kelontongan yang biasa menjual gas 3 kilogram eceran. Dimana biasanya bersusun puluhan tabung, kini sepi bahkan semuanya mengatakan kosong dan tidak mendapatkan stok.
Belakangan ini kerap ditemu antrean panjang pembelian gas melon di beberapa pangkalan. Hal itu terjadi mengingat Hari Raya Idul Adha akan tiba, sehingga aktivitas memasak akan meningkat. Kelangkaan gas elpiji pun semakin meresahkan, lantaran harga per tabungnya mencapai dua kali lipat dari harga eceran tertinggi (HET).
Dirinya mengatakan bahwa dalam pendistribusian gas elpiji, sebelumnya sudah dipastikan oleh pihak Pertamina dapat mengakomodasi kebutuhan masyarakat.
Namun, pernyataan tersebut nyatanya tak cukup menenangkan, lantaran tak sesuai dengan kondisi di lapangan saat ini. Laila mengatakan, seharusnya distribusi gas melon dikontrol dengan lebih baik. (tribun.kaltim.co)
Butuh Penanganan Tepat Bisa kita lihat fakta yang di atas bahwa melonjak kelangkaan gas melon sudah banyak terjadi di berbagai kota. Mirisnya kelangkaan tidak terjadi hanya satu kali, namun sudah berkali-kali mengalami kelangkaan.
Apalagi mendekat hari raya idul fitri, idul Adha dan perayaan yang lain miris melihat ironi sekarang dimana untuk kebutuhan seperti gas melon mengalami kelangkaan, yang seharusnya pengaturan di lapangan bisa pas dan tidak menjadi kelangkaan karena gas merupakan kebutuhan paling utama atau pokok bagi masyarakat.
Dengan kelangkaan gas ini menyebabkan harga gas melambung tinggi karena persediaan yang langkah dan tidak mudah ditemukan.
Mengapa hal ini bisa terjadi seharusnya ada penanganan yang tepat dan cepat agar tidak terulang kembali permasalahan yang terjadi kurang nya persediaan gas. Pada saat kelangkaan ini terjadi ada yang memanfaatkan peluang ini dengan menjual harga yang tinggi karena sebut saja para mafia ingin meraup untung yang banyak dengan memanfaatkan momen ini.
Mafia ini hanya memikirkan kepentingan golongan saja dengan meraup untung yang banyak karena para mafia tidak memikirkan keadaan masyarakat sekitar, ini adalah hasil dari sistem kapitalis memisahkan agama dengan kehidupan karena tidak ada pengaturan dalam mengatur kebutuhan pokok masyarakat apalagi masyarakat yang membutuhkan seharusnya mereka mendapatkan dengan mudah dan harga terjangkau namun hal ini terbalik dengan ironi sekarang masyarakat menjadi sengsara dengan adanya kelangkaan ini.
Kapitalis ini mendorong masyarakat berfikir terkait dengan materi sehingga muncul lah mafia gas karena tidak adanya pengaturan yang diberikan, Para penguasa tidak memberikan solusi yang tuntas untuk masalah yang ada hanya menjadi masalah yang tidak pernah terselesaikan.
Solusi Tuntas Dalam Islam semua diatur dan dijalankan dengan baik, masyarakat mengikuti aturan yang diberikan, hal ini menyangkut dengan kebutuhan pokok yaitu ketersediaan gas untuk masyarakat sehingga tidak ada nya kelangkaan yang terjadi dengan pengaturan yang jelas serta pengawasan dalam bidang nya agar tidak terjadi kesalahan. Imam/Khalifah itu laksana penggembala dan hanya ialah yang bertanggung jawab terhadap gembalaannya.” (HR Bukhari dan Muslim).
Sehingga bisa diartikan bahwa pemimpin negara wajib menjamin semua kebutuhan masyarakat karena ia seorang pemimpin yang bertanggung jawab dengan semua kebutuhan pokok dan kebutuhan rumah tangga yang lain nya seperti hal nya gas elpiji.
Berikut ini solusi dalam islam : Gas elpiji bisa diakses ke semua masyarakat dengan mudah dan harga yang terjangkau, pihak negara bisa mengawasi pengelolaan sumber daya alam dan tidak adanya swastanisasi dengan mengarahkan pihak asing untuk mengelola tetapi langsung negara yang mengelola agar transparan dan tidak adanya campur tangan asing sehingga bisa memenuhi kebutuhan masyarakat.
Penyaluran gas dengan tepat dan mudah. Tidak adanya mafia gas ketika ada perlu adanya sanksi yang diberikan agar tidak memanfaatkan momen kelangkaan untuk kepentingan golongan Dengan ini hanya Islam lah yang mampu memberikan solusi secara tuntas dari permasalahan kelangkaan gas elpiji dengan aturan yang tepat dan pengawasan yang diberikan oleh negara islam agar tidak terjadi kelangkaan yang terjadi terus-menerus, karena ideologi yang dipakai bukan ideologi kapitalis yang hanya berlandaskan dari materi semata. Wallahualam.