Minggu 16 Juni 2024
Penulis: Kasmiah
(Pemerhati Sosial Masyarakat)
Gas melon saat ini lagi" jadi rebutan emak" .Kelangkaan gas melon 3 kilogram sangat di rasakan khususnya warga samarinda, kedatangan gas melon sangat di nantikan warga, bahkan anehnya Beberapa agen gas elpiji yang bekerja sama dengan pertamina mengaku belum di kirimi stok dari pertamina Kelangkaan gas melon jadi rebutan apalagi mendekati idul adha, warga berlomba" saling menginfokan apabila gas datang ,ibarat gas melon bagaikan barang yang berharga ,sampai" emak" rela antri ,Gas datang langsung ludes.
Pertamina memberikan informasi terkait kelangkaan ini ,Bahwa sudah melakukan pemenuhan terkait kebutuhan gas elpiji 3 kg untuk wilayah samarinda terutama menjelang hari raya idul adha yang sebentar lagi akan di rayakan.
Bahkan PT pertamina PATRA NIAGA di regional Kalimantan telah melakukan penambahan sebanyak total 22.400 tabung, sebelumnya juga kami telah menambahkan sebanyak 17.360 tabung dan besok akan di tambah lagi 22.400 tabung sehingga total 39.760 tabung dan kemungkinan akan di tambah lagi untuk kebutuhan hari raya idul adha.
Sebanyak 20 agen dan 550 pangkalan elpiji 3 kilogram melayani masyarakat di kota samarinda, hingga saat ini dari kuota sekitar 9,7 juta tabung ,tahun 2024 telah tersalur sekitar 4 juta tabung, artinya secara kuota masih ada lebih 50 persen dan kondisi stok saat ini juga dalam keadaan Aman ucap Arya.
Walaupun stok aman, namun pertamina menghimbau masyarakat yang mampu dalam ekonomi tidak menggunakan gas elpiji 3 kg karena merupakan barang bersubsidi bagi masyarakat kurang mampu atau miskin.
Direktur utama PT Pertamina ( persero)Nicke widyawati mengatakan penyebab langkanya gas elpiji 3 kg karna meningkatnya konsumsi di masyarakat dan telah terjadi salah sasaran dalam penyaluran elpiji 3 kg.
Anehnya pada saat elpiji melon langka Muncullah Bright gas dengan tabung berwarna pink, Elpiji merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat kebutuhan pokok bagi masyarakat, namun publik tentu ingat bahwa dulu umumnya menggunakan minyak tanah, lalu pemerintah melakukan konversi dari minyak tanah ke elpiji dengan alasan untuk mengurangi ketergantungan pada minyak tanah.
Setelah masyarakat mayoritas menggunakan elpiji,ternyata muncul lagi pemerintah terkait subsidi. Apa sebenarnya tugas Negara di dalam kapitalisme ?
Negara sepertinya berlepas tangan terhadap pemenuhan kebutuhan pokok rakyat di haruskan mandiri dalam memenuhi kebutuhan pokoknya.
Seharusnya sistem ekonomi kapitalisme yg jahat ini segera di tinggalkan dan di gantikan dengan sistem ekonomi yang adil karna hanya Aturan Islamlah yang mampu menyelesaikan setiap permasalahan ummat.
Islam memposisikan gas Alam ,sumber daya Alam, minyak bumi itu menjadi milik rakyat yang pengelolaannya di serahkan kepada Negara dan apabila di kelola berdasar islam, rakyat hanya di bebani biaya operasional saja ,sehingga bisa lebih murah ,tidak seperti sistem saat ini yang hanya menguntungkan pemerintah saja. (**)