Kamis 13 November 2025
BALIKPAPAN — Wakil Ketua Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Halili Adinegara menegaskan pentingnya pemerataan pembangunan infrastruktur di seluruh wilayah kota agar manfaatnya bisa dirasakan masyarakat secara merata.
Ia menilai, masih terdapat ketimpangan pembangunan antara wilayah selatan dan utara, khususnya dalam penyediaan fasilitas dasar seperti trotoar dan drainase.
"Kota Balikpapan ini satu kesatuan wilayah. Jadi pembangunan jangan hanya terpusat di satu kawasan saja. Di Balikpapan Utara juga banyak titik yang perlu dibenahi, termasuk trotoar dan saluran air,” ujarnya, Senin (10/11/2025).
Menurutnya, trotoar bukan sekadar fasilitas bagi pejalan kaki, tetapi juga elemen penting dalam penataan kota yang berkelanjutan.
Pembangunan trotoar yang baik dapat mempercantik wajah kota, sekaligus meningkatkan kenyamanan dan keselamatan warga.
"Kita ingin kota ini bukan hanya indah di satu sisi, tapi juga tertata rapi di seluruh wilayah,” katanya.
Selain pemerataan, ia juga menyoroti perlunya transparansi dalam pelaksanaan proyek pembangunan.
Ia mengingatkan agar setiap proyek memiliki papan informasi (plang proyek) yang lengkap, agar publik dapat mengetahui nilai anggaran, waktu pengerjaan, dan pihak pelaksananya.
"Papan informasi itu bagian dari keterbukaan publik. Kalau tidak ada, masyarakat tidak tahu anggarannya berapa, masa kerjanya berapa lama, dan siapa yang mengerjakan. Padahal itu penting untuk fungsi pengawasan,” tegasnya.
Halili menilai, keterbukaan informasi akan memperkuat partisipasi masyarakat dalam mengawasi proyek pemerintah. DPRD Kota Balikpapan tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap pelaksanaan program, termasuk dengan melakukan pemantauan langsung ke lapangan.
"Kadang kami lihat sambil jalan atau saat melintas, tetap kami awasi. Tapi kami juga rencanakan sidak langsung untuk memastikan proyek berjalan sesuai aturan,” jelasnya.
Selain itu, Halili menambahkan bahwa pemerataan pembangunan bukan hanya soal estetika kota, tetapi juga bagian dari pemerataan kesejahteraan warga.
"Kalau pembangunan hanya dinikmati sebagian wilayah, maka kesenjangan antar kawasan akan makin lebar. Kami ingin Kota Balikpapan tumbuh bersama secara seimbang,” tandasnya. (Adys/adv/*)