Gasali: POPDA Jadi Momentum Cetak Atlet Berkarakter dari Balikpapan

Kamis 13 November 2025

BALIKPAPAN — Komisi IV DPRD Kota Balikpapan menegaskan komitmennya untuk memperkuat pembinaan olahraga pelajar sebagai langkah strategis mencetak generasi atlet berprestasi.

Hal ini sejalan dengan keberangkatan 322 atlet muda Balikpapan yang akan berlaga di Pekan Olahraga Pelajar Daerah (POPDA) XVII Kalimantan Timur di Kabupaten Penajam Paser Utara pada 20–27 November 2025 mendatang.

Gasali Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan - adys

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan, Gasali, menyampaikan bahwa keikutsertaan para pelajar dalam ajang POPDA bukan sekadar persoalan medali, tetapi bagian dari proses panjang regenerasi atlet dan pembentukan karakter generasi muda yang tangguh.

"Olahraga pelajar ini adalah pondasi. Dari sinilah lahir bibit-bibit atlet masa depan yang akan membawa nama Balikpapan, bahkan Indonesia, di tingkat nasional. Jadi pembinaannya harus berkelanjutan, tidak berhenti di satu ajang saja,” ujar Gasali, Senin (10/11/2025).

Menurutnya, DPRD Kota Balikpapan akan terus mengawal kebijakan daerah agar pengembangan potensi olahraga pelajar mendapat dukungan yang proporsional, baik dari sisi anggaran maupun fasilitas.

"Kami ingin memastikan perhatian pemerintah terhadap olahraga pelajar tidak musiman. Harus ada pola pembinaan yang sistematis sejak usia sekolah,” tegasnya.

Gasali menambahkan, bahwasannya keberhasilan atlet di lapangan tak lepas dari peran para pelatih, guru olahraga, dan tentunya dukungan keluarga. Ia menilai kolaborasi antara sekolah, pemerintah, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan dalam mencetak atlet berkualitas.

"Prestasi itu hasil kerja sama semua pihak. Pelatih, guru, dan orang tua punya peran yang sangat penting. Tanpa mereka, pasti sulit membangun mental juara pada anak-anak kita,” katanya.

Ia juga mengingatkan agar para atlet yang mewakili Kota Balikpapan di POPDA bisa menjunjung tinggi sportivitas dan tentunya semangat pantang menyerah.

"Kemenangan sejati itu bukan hanya soal medali, tapi tentang dari bagaimana mereka bisa menjadi contoh bagi teman-temannya, serta disiplin, rendah hati, dan berkarakter,” ucapnya.

Terkait hal ini, Gasali menilai POPDA itu bukan hanya ajang adu prestasi, tetapi juga momentum memperkuat semangat kebersamaan dan membangun mental juang generasi muda.

"Lewat olahraga, pelajar belajar arti perjuangan dan kerja keras. Itu nilai yang sama dengan semangat para pahlawan yang kita peringati bulan ini,” tambahnya.

Dengan demikian, Gasali pun berharap kontingen Kota Balikpapan dapat tampil maksimal dan membawa hasil yang terbaik.

"Kami terus optimis dengan pembinaan yang sudah dilakukan. Anak-anak ini adalah yang terbaik dari kota ini. Insyaallah mereka bisa mengharumkan nama Balikpapan,” tandasnya. (Adys/adv).