Graha Indah dan Manggar Baru, Bakal Dijadikan Kampung Demokrasi

Rabu, 11 Maret 2020

BALIKPAPAN-Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Balikpapan Noor Thoha menyampaikan keseriusannya membentuk kampung Demokrasi. Demi suksesnya pilkada Balikpapan 2020.

Rencana pembentukan kampung Demokrasi ini, akan menjadi aikon bagi setiap kelurahan, dalam peningkatan partisipasi warganya dalam pilkada nanti. 

Selain KPU Balikpapan, berencana membentuk kampung Demokrasi, Bawaslu Balikpapan juga tak mau kalah. Bawaslu (Badan Pengawas Pemilihan Umum) juga berencana akan membentuk kampung pengawasan pemilu. 

Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha menyampaikan, sebelum dilakukan pembentukan kampung Demokrasi. Pihaknya, akan melakukan koordinasi bersama stakeholder. Diantaranya, Bawaslu dan Kesbangpol (Badan Kesatuan Bangsa dan Politik) Balikpapan. 

Menurut Thoha, Kesbangpol Balikpapan juga memiliki kepentingan, untuk menyampaikan pengetahuan dan pendidikan pemilih kepada masyarakat. "Ketiga stakeholder ini, akan membicarakan lagi Terkait, konsep pembentukan kampung demokrasi," jelas Noor Thoha, di Hotel Horizon Sagita, Rabu (11/3/2020). 

"Supaya masyarakat dapat mengerti dan paham tujuan dibuatnya kampung demokrasi, agar masyarakat tidak mengira kalau kampung demokrasi di buat hanya untuk sekedar basa basi," urainya.

"KPU sudah melakukan survei dibeberapa Kecamatan dan Kelurahan untuk dibentuknya kampung demokrasi, tinggal pematangan konsep mau dibuat seperti apa kampung demokrasi yang sudah terpilih," ucapnya.

"Dari enam Kecamatan KPU baru memilih dua kampung demokrasi. Yakni, Graha Indah yang berada di Kecamatan Balikpapan Utara dan Manggar Baru yang Berada di Kecamatan Balikpapan Timur. KPU sudah melakukan survei di Kampung demokrasi yang terpilih ini," katanya.

"Tinggal gimana nanti kampung demokrasi ini bisa membuat perubahan di masyarakat. Agar masyarakat betul-betul mengunakan hak pilihnya dalam pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Walikota dan Wakil Walikota," tandas Ketua KPU Balikpapan Noor Thoha.

Liputan: Yudi