
Kamis 19 Juni 2025
SAMARINDA - Komisi III DPRD Kalimantan Timur terus mendorong pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat di berbagai daerah, termasuk Kabupaten Paser.
Dalam kunjungan kerja terbaru, fokus perhatian diarahkan pada pembangunan infrastruktur dasar seperti air bersih, penerangan jalan, pengendalian banjir, dan perumahan layak huni.
Salah satu fokus utama yang disoroti adalah pembangunan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) regional, yang didanai melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).
Proyek ini dinilai penting untuk menjamin akses air bersih bagi masyarakat secara merata. Di sektor penerangan jalan, terungkap bahwa masih terdapat 58 wilayah di Paser yang membutuhkan Penerangan Jalan Umum (PJU).
Menurut anggota Komisi III, Rosita, usulan anggaran terkait kebutuhan tersebut telah masuk dalam rencana pembangunan tahun 2026.
"Kemudian untuk sumber daya air (SDA), kami memprioritaskan program normalisasi sungai dan pengendalian banjir. Sementara di sektor permukiman, tantangannya masih ada pada ketersediaan rumah layak huni (RLH) dan peningkatan sarana utilitas umum,” jelas Rosita.
Ia juga menekankan bahwa sejumlah kebutuhan strategis di Kabupaten Paser telah tercantum dalam lampiran RPJMD Kaltim 2025–2029, namun pelaksanaannya memerlukan dukungan pembiayaan yang besar. Untuk itu, langkah koordinatif dengan dinas dan OPD terkait akan terus diintensifkan.
"Untuk pembiayaan selain jalan mantap akan kami koordinasikan terlebih dahulu di OPD,” pungkasnya.
Komisi III DPRD Kaltim menegaskan komitmennya dalam memperjuangkan pembangunan infrastruktur yang merata di seluruh kabupaten/kota di Kaltim.
Kunjungan kerja ini menjadi bagian dari upaya menyerap langsung aspirasi masyarakat dan mengawal realisasi kebijakan pemerintah provinsi.
Melalui sinergi antara DPRD dan pemerintah provinsi, diharapkan pembangunan infrastruktur dasar di Paser dapat terus didorong secara berkelanjutan, baik melalui kebijakan, penganggaran, maupun perencanaan lintas sektor. (Adv/DPRDKaltim/*)