Investasi Asing di IKN, Apa Dampaknya?

Jumat, 24 PEBRUARI 2023

Oleh: Emirza

(Pemerhati Sosial)

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati melakukan kunjungan kerja ke Jepang. Dilansir, salah satu agendanya adalah memaparkan kondisi perekonomian dan peluang investasi di Indonesia kepada para pengusaha Jepang dan mengenai perencanaan jangka panjang proyek pembangunan IKN, beserta dengan kepastian hukumnya.

Emirza

Selain itu, memaparkan perkembangan pembangunan IKN saat ini. Sri Mulyani juga menyampaikan terkait berbagai insentif fiskal bagi investor baik asing maupun lokal yang mau menanamkan modalnya di Indonesia, termasuk dalam hal pembangunan IKN. (15/2/2023)

Investasi asing masif dengan kekuatan oligarkinya, dengan kekuatan monopolinya, maka kebijakan negara akan disetir oleh mereka. Penentuan harga migas, listrik, tarif tool, penentuan pelayanan publik lainnya. Bahkan termasuk bidang pendidikan dan kesehatan pada akhirnya mereka yang akan menentukan. Maka kita terjebak dalam penjajahan ekonomi yang makin parah.

Sedikit Manfaat

Tidak dipungkiri adanya sedikit manfaat yang didapatkan dari investasi asing, tetapi sisi lain banyak bahayanya. Kalau kita gabungkan antara manfaat dan bahayanya, akan lebih banyak bahayanya dibanding manfaat yang didapatkan, terutama bagi rakyat dan kedaulatan negara.

Secara filosofis ekonomi kapitalisme adalah alat penjajahan ekonomi. Negara kapitalis awalnya adalah negara-negara penjajah.

Ketika mereka memberikan kemerdekaan secara fisik, mereka pun menjajah dalam bentuk lain, yaitu mengeksploitasi ekonomi dengan cara lain.

Dari penjajahan fisik ke penjajahan tidak langsung melalui politik dan ekonomi. Di bidang ekonomi, ada dua alat yang digunakan negara kapitalis, yaitu utang dan investasi.

Maka, melalui investasi, mereka bisa meraup keuntungan yang luar biasa dari pengelolaan sumber daya alam yang seharusnya untuk rakyat Yang menikmati para kapitalis asing, rakyat hanya dapat limbahnya, banjirnya ketika musim hujan atau dampak-dampak lain semisal pencemaran lingkungan serta dampak negatif lainnya.

Dampak Investasi Asing

Dampak investasi asing menyebabkan dominasi yang terhadap pengelolaan sumber daya alam termasuk sumber daya alam milik publik. Masyarakat mendapatkan barang-barang yang harusnya mereka bayar dengan murah, tetapi mereka harus membayarnya dengan harga yang sangat mahal.

Contohnya, investasi dalam air minum kemasan berdampak masyarakat kesulitan mendapatkan air baik untuk pertanian maupun untuk kehidupan sehari-hari karena sumber mata air dikuasai asing.

Investasi asing bukan mensejahterakan rakyat tapi justru malah membuat rakyat menderita, bahkan yang dulunya rakyat mendapatkan penghasilan malah menjadi pengangguran.

Contoh di Kalimantan, sebelum ada investasi asing di bidang minyak, masyarakat hidupnya sejahtera melalui tambak undang dan ikan.

Tetapi, ketika masuk investasi asing dengan pengeborannya, membuat limbah dan getaran-getarannya menyebabkan tambak tidak produktif lagi.

Investasi asing memunculkan monopoli oligarki sehingga merekalah yang menentukan harga, menciptakan harga, rakyat dan negara bahkan tunduk pada kebijakan mereka.

Bukan negara mengendalikan para investor asing, tetapi justru investor asing mengendalikan kebijakan politik dan ekonomi negara.

Dalam skala makro dampak investasi asing menyebabkan rasio gini yang sangat tinggi. Rasio gini kita ada di angka merah, di atas 0,40, artinya 1% penduduk (para kapitalis tadi) menguasai lebih dari 40% sumber daya alam. Baru sisanya (60%) diperebutkan 99% penduduk.

Sistem Islam

Islam membolehkan investasi dengan syarat yang sangat ketat, yakni pertama, investasi asing tidak boleh masuk dalam pengelolaan sumber daya alam milik umum, masuk dalam kategori kebutuhan pokok rakyat, atau kebutuhan hidup orang banyak.

Kedua, tidak boleh investasi asing ada riba, baik dengan bunga atau kontrak-kontrak yang bertentangan dengan syariat. Ketiga, investasi asing tidak boleh menjadi sarana terciptanya penjajahan ekonomi, terciptanya monopoli ekonomi.

Tiga syarat ini justru semua dilanggar dalam konteks rambu-rambu investasi hari ini. Jadi dalam pandangan Islam, investasi hari ini statusnya haram karena melanggar tiga norma menurut aturan sistem ekonomi Islam. Wallahualam. (**)