Rabu, 2 PEBRUARI 2022
Siswa Sekolah Terpapar Virus Covid, PTM Kembali Di Evaluasi
BALIKPAPAN-Beberapa siswa-siswi di sekolah terpapar Covid-19, baik di sekolah tingkat SD maupun SMA. Padahal, dari Dinkes (Dinas Kesehatan) kota Balikpapan, telah melaksanakan vaksinasi bagi anak sekolah sebagai upaya peningkatan imunitas.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Kadisdikbud) kota Balikpapan, Muhaimin menyampaikan, dari kasus tersebut ada beberapa sekolah yang sudah dilakukan proses tracing dengan penularan rata- rata dari orang tuanya, tetapi tidak menular terhadap teman-teman di sekolah.
"bersyukur mereka telah melaksanakan pedoman PTM (Pembelajaran Tatap Muka) jadi ketika mengetahui kondisinya sakit mereka tidak masuk sekolah, lalu mereka lapor ke sekolah dalam kondisi positif dan dilakukan proses tracing di sekolah itu," ucap Muhaimin.
Ia menyatakan, dari hasil tracing, tidak ada siswa lain terkonfirmasi positif, jika ditemukan, pihak sekolah diwajibkan libur 5 hari.
“Sekarang mereka yang libur 5 hari tetap melaksanakan BDR (Belajar dari Rumah) atau Pembelajaran Jarak Jauh selama 5 hari juga, dan setelah itu dilakukan tracing oleh Dinas Kesehatan," ungkapnya.
"Jika tidak ditemukan siswa yang positif lagi, mereka bisa langsung kembali melakukan PTM (Pembelajaran Tatap Muka) di Sekolah nya," tuturnya.
Saat ini kondisi Balikpapan yang terkonfirmasi positif akan dilakukan proses evaluasi terhadap PTM tapi tidak boleh keluar dari ketentuan dari SKB (Surat Keputusan Bersama) 4 Menteri. Sehingga, dikombinasikan dengan wilayah yang ada di Kota Balikpapan.
Bahkan Walikota Balikpapan dan Dinas Kesehatan telah memutuskan, agar cakupan vaksinasi lebih tinggi, akan diberlakukan vaksin dua kali. Bagi sekolah yang boleh melaksanakan PTM 100 persen, hanya sekolah yang siswanya sudah melaksanakan vaksinasi dua dosis.
Sebagai informasi jumlah Murid terpapar Covid-19, sedikitnya 8 anak, sekolah tingkat SD 4 Murid, SMP 3 Murid, dan sekolah TK satu anak. (Adys/*)
