Balikpapan Terima 14 Swab, Ada 9 Kasus Positif

Sabtu, 6 Juni 2020

BALIKPAPAN-Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Balikpapan, selalu Wali Kota Balikpapan, Rizal Effendi menyampaikan perkembangan penanggulangan virus Corona di Balikpapan. Bahwa, ada 14 hasil swab diterima dari PCR (Polymerase Chain Reaction) Rumah Sakit Pertamina Balikpapan (RSPB).

Ia menyatakan, dari 14 hasil swab tersebut sembilan hasil terkonfirmasi positif, dan lima hasil swab terkonfirmasi negatif.

"Dua kali dilakukan swab kepada kelima pasien negatif dan hasilnya tetap negatif, sehingga dinyatakan sembuh dan bisa meninggalkan rumah sakit," ungkapnya, Sabtu (6/6/2020). 

"Total pasien positif menjadi 81 orang, pasien dirawat menjadi 31 orang, pasien sembuh 48 orang dan meninggal dunia dua orang," jelasnya.

"Spesimen ditunggu Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Balikpapan, masih banyak, baik dari PCR (Polymerase Chain Realtion) RSPB Pertamina, maupun di RSUD Kanudjoso Djatiwibowo," urainya.

Disaat yang sama Kepala Dinas Kesehatan Kota Balikpapan, Andi Sri Juliarty menambahkan, ada sembilan kasus yang terkonfirmasi positif baru dari hasil swab PCR RSPB Pertamina.

"Kode BPN 73 seorang wanita (52) tahun seorang ibu rumah tangga, kontak erat dengan kode BPN 56 merupakan transmisi lokal, kode BPN 74 seorang laki-laki (50) tahun riwayat pergi berobat ke RSPB dari hasil screaning terinfeksi COVID-19 merupakan penduduk Balikpapan," jelasnya.

"Kode BPN 75 seorang laki-laki (26) tahun merupakan karyawan Migas riwayat dari screaning perusahaan untuk kembali bekerja merupakan penduduk Balikpapan," urainya.

"Kode BPN 76 seorang laki-laki (25) tahun karyawan Migas KTP Malang, dalam dua minggu terakhir berada di Balikpapan, kode BPN 77 seorang laki-laki (32) tahun karyawan alat berat Migas screaning mulai bekerja KTP Balikpapan," kata Andi Sri Jiliarty. 

"Kode BPN 78 seorang laki-laki KTP Makasar, kode BPN 79 seorang laki-laki (33) tahun KTP Makasar, kode BPN 80 seorang laki-laki (20) tahun karyawan tambang KTP Malang baru tiba di Balikpapan dan BPN 81 laki-laki (34) tahun karyawan migas KTP Bali riwayat keluar dari lokasi dua minggu sebelumnya berada di tambang wilayah Kutai Kartanegara (Kukar)," ucap dia.

"Kode BPN 78, BPN 79, BPN 80 dan BPN 81 akan diserahkan ke Dinas Provinsi untuk penetapan status positif wilayah masing-masing. Karena dari Hasil konsultasi Dinas kesehatan Provinsi Kaltim, terkait Balikpapan merupakan pintu masuk Kaltim dan ada ketentuan untuk screaning maka banyak terdeteksi COVID-19. Tapi bukan warga Balikpapan, sehingga kesepakatan dan arahan Dinas kesehatan Provinsi adalah dimana orang tersebut berada dalam dua minggu terakhir maka disitulah data ditetapkan" tandasnya.

"Lima pasien terkonfirmasi negatif empat orang dari RSPB dan satu orang dari RSUD Kanudjoso Djatiwibowo," terangya.

"Empat orang dari RSPB yakni, kode BPN 54 dirawat sembilan hari, kode BPN 55 dirawat delapan hari, kode BPN 59 dirawat delapan hari dan BPN 60 dirawat 8 hari merupakan Orang Tanpa Gejala (OTG) riwayat pekerja yang datang untuk keperluan penerbangan. Dan satu pasien sembuh dari RSUD Kanudjoso Djatiwibowo kode BPN 37 merupakan ABK dirawat 43 hari," tandasnya.

Rilis pers disampaikan Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Balikpapan sekaligus Walikota Balikpapan Rizal Effendi, didampingi Dandim 0905 Balikpapan Kolonel Arm I Gusti Putu Agung Sujarnawa, Wakapolresta Balikpapan AKBP Sebril Sesa dan Kepala Dinas Kesehatan Andi Sri Juliarty, di Media Center COVID-19, Pemkot Balikpapan.

Liputan: Yudhi

Editor: Ahmad Yani