Masdar Pante: Arti Sebuah Keselarasan

Manusia sebagai ciptaan Yang Maha Kuasa, merupakan makhluk Allah yang memiliki tingkatan atau kedudukan yang sama antara satu dengan yang lain.

Kedudukan yang sama itu bersumber dari pandangan bahwa semua manusia diciptakan sebagai makhluk mulia dan tinggi derajatnya dibanding makhluk lain.

Yang membedakan nantinya adalah tingkat ketakwaan manusia tersebut terhadap Allah Swt.

Hal tersebut berimplikasi pada adanya pengakuan akan kesetaraan yang nantinya dapat membentuk kehidupan yang selaras. Dalam keluarga, teman maupun dalam aktivitas pekerjaan. 

Keselarasan dalam kehidupan merupakan impian seluruh masyarakat agar kehidupan mereka menjadi lebih baik setiap harinya. 

Implikasi selanjutnya adalah perlu adanya rasa cinta dan kasih sayang diantara anggota masyarakat. Karena dalam kehidupan sehari-hari masyarakat tentu membutuhkan rasa yang dinamakan cinta, dan kasih sayang tersebut.

Kedua hal tersebut menjadi faktor terpenting dalam masyarakat berbudaya untuk menciptakan komunikasi yang baik.

Berkaitan dengan konsep tersebut, maka akan sangat bermanfaat sekali jika mampu mempelajari dan memahami tentang konsep cinta dan kasih sayang dalam membentuk kaselarasan masyarakat beragama, persahabatan, dan dalam pekerjaan sekalipun. 

Dari keselarasan ini akan menimbulkan, rumusan. Bagaimana konsep cinta dan kasih sayang antar sesama dan lingkungan. Dan bagaimana cinta dan kasih sayang dapat membentuk keselarasan masyarakat?

Cinta kasih bersumber pada ungkapan perasaan yang didukung oleh unsur karsa, yang dapat berupa tingkah laku dan pertimbangan dengan akal yang menimbulkan tanggung jawab.

Dalam cinta kasih tersimpul pula rasa kasih sayang dan kemesraan. Belas kasihan dan pengabdian. Cinta kasih yang disertai dengan tanggung jawab menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kedamaian antara sesama manusia, antara manusia dengan lingkungan, antara manusia dengan Tuhan.

Cinta adalah perasaan jiwa, getaran hati, pancaran naluri. Dan terpautnya hati orang yang mencintai pada pihak yang dicintainya, dengan semangat yang menggelora dan wajah yang selalu menampilkan keceriaan.

Cinta dalam pengertian seperti ini merupakan perasaan mendasar dalam diri manusia, yang tidak bisa terlepas dan merupakan sesuatu yg essensial. Dlm banyak hal, cinta muncul untuk mengontrol keinginan ke arah yang lebih baik dan positif.

Hal ini dapat terjadi jika orang yang mencintai menjadikan cintanya sebagai sarana untuk meraih hasil yang baik dan mulia guna meraih kehidupan sebagaimana kehidupan orang-orang pilihan dan suci serta orang-orang bertaqwa dan selalu berbuat baik.

Apabila dirumuskan secara sederhana, cinta kasih adalah perasaan kasih sayang, kemesraan, belas kasihan dan pengabdian yang diungkapkan dengan tingkah laku yang bertanggung jawab.

Tanggung jawab artinya yang baik, positif, berguna, saling menguntungkan, menciptakan keserasian, keseimbangan, dan kebahagiaan.

Walaupun cinta dan kasih mengandung arti yang sama, antar keduanya terdapat perbedaan, yaitu cinta lebih mengandung pengertian tentang rasa yang mendalam, sedangkan kasih merupakan pengungkapan untuk mengeluarkan rasa, mengarah kepada orang atau yang dicintai, sahabat ataupun pekerjaan. 

Dengan kata lain, bersumber dari cinta yang mendalam itulah kasih dapat diwujudkan secara nyata. Apabila akan dihubungkan dengan kata sayang, kata ini mengandung pengertian lebih nyata dalam mewujudkan cinta seseorang.

Beberapa makhluk hidup juga mengenal cinta kasih. Tingkah laku tumbuhan memang sudah lebih tinggi dari pada benda mati, tetapi gejala-gejala cinta kasih belum tampak pada tumbuhan. Tingkah laku binatang sudah mulai menunjukkan adanya cinta kasih, terutama induk kepada anaknya.*