BALIKPAPAN-Komisi IV DPRD Balikpapan, melaksanakan sidak di SD Negeri 001 Balikpapan Barat, terkait sarana pendukung perpustakaan. Termasuk rencana pembangunan jembatan penghubung, dari kedua gedung sekolah tersebut, Selasa (4/2/2020).

Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan M. Taqwa mengatakan sarana pendukung sekolah sangat penting khususnya, di SD Negeri 001 Balikpapan Barat.
Menurutnya, perlunya dibangun akses jembatan penghubung antara kedua bangunan sekolah. Selama ini, hanya memakai tangga. Sementara, gedung lantai atas dipakai proses belajar mengajar dengan 100 murid.
Kondisi ini, dinilai M. Taqwa perlu dilakukan penambahan tangga untuk memudahkan murid, naikan ataupun berjalan ke lantai dua gedung SD 001.
"Dengan hanya satu tangga dipakai murid untuk naik ke tingkat dua, sangat berbahaya. Termasuk, kurang safety dikarenakan tidak adanya jalur evakuasi, saat keadaan darurat," ungkapnya.
Tidak hanya itu, Ketua Komisi IV DPRD Balikpapan ini, juga merasa khawatir dengan keadaan fasilitas jamban (WC) di SDN 001 ini.

"Dengan jumlah 900 murid, SD 001 Balikpapan Barat ini, hanya memiliki enam fasilitas WC. Sementara batas maksimal penggunaan WC itu, mestinya 30 murid satu WC," tegasnya.
Pihak Komisi IV DPRD Balikpapan juga melanjutkan sidak ke SMP Negeri 21 Balikpapan Barat, terkait tukar guling lahan dengan pihak perusahaan.
Menurutnya, proses tukar guling ini, dapat berjalan dengan baik dan tidak ada dirugikan. Khususnya, proses hukumnya.
"Lahan sekolah kita miliki seluas satu hektar, sementara lahan akan ditukar gulingkan dengan perusahaan seluas 2,5 ha," ungkapnya.

"Pengamatan kami ini, memang kondisinya memprihatinkan dikarenakan, lokasi sekolah dekat dengan area perusahaan. Dan proses belajar mengajar sangat terganggu," urainya.
"Meski pembangunan SMP Negeri 21 ini, lebih dulu dibangun, dibanding keberadaan perusahaan," tandas M. Taqwa.
Liputan: Yudi