Pertamina Cabut 20 Izin Pangkalan Gas 3Kg, Naikan Harga Tanpa Izin

Kamis, 17 AGUSTUS 2022

BALIKPAPAN-Kelangkaan tabung gas elpiji 3Kg ditengah masyarakat, menjadi keluhan utama yang ada di Kota Balikpapan. DPRD Kota Balikpapan buka suara dalam menanggapi hal kelangkaan tabung gas elpiji tersebut.

Suwanto Ketua Komisi II DPRD Balikpapan

Ketua Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Suwanto menyampaikan bahwa mendapat laporan untuk tabung gas elpiji yang menjadi keluhan masyarakat terutama pangkalan kios - kios yang menjual gas elpiji hanya untuk warga diluar ketimbang warga disekitar dan juga harga yang sangat melonjak tinggi.

"Yang saya harapkan kepada kios - kios agar tetap melayani warga disekitar dan tidak mendahulukan orang yang dari luar untuk membeli gas elpiji," kata Suwanto, Selasa (16/8/2022).

Pertamina sudah mengeluarkan edaran untuk mencabut izin kepada 20 pangkalan gas elpiji karena faktor utama salah satunya yaitu menaikkan harga gas elpiji yang sangat mahal.

"Mudah - mudahan setelah dikeluarkan edaran nya tersebut, kios - kios yang menjual tabung gas elpiji mampu melayani masyarakat disekitarny, dan untuk yang melakukan pelanggaran agar bisa untuk memperbaiki kinerja nya," ucapnya.

Seperti yang diketahui adapun kios - kios yang mempunyai syarat agar bisa membeli tabung gas elpiji yaitu dengan membawa fotocopy ktp satu lembar.

Suwanto menambahkan, terkait pandangan nya terhadap syarat tersebut tidak masalah asalkan tetap yang dilayani terlebih dahulu yaitu masyarakat disekitar.

"KTP kan istilahnya menunjukkan bahwa ia adalah warga setempat yang berada disekitar kios tersebut," ucapnya.

Terkait harga gas elpiji yang sangat mahal, sebenarnya jika langka harga harus tetap sama jangan sampai harga gas elpiji dinaikkan.

"Saya harapkan, Pertamina harus lebih intens terhadap warga lebih memperhatikan bahwasannya kebutuhan gas elpiji 3kg terutama UMKM yang membutuhkan kalau bisa dibuatkan satu tempat tersendiri untuk mereka, agar bisa dilayani karna UMKM merupakan salah satu perputaran ekonomi yanh ada di Kota Balikpapan," pungkasnya. (Adys/*)