Selasa, 21 JUNI 2022
BALIKPAPAN-Seringnya banjir acapkali terjadi disaat hujan lebat di Perumahan Graha Mulawarman dan Perum. Pondok Asri, Kelurahan Manggar, Balikpapan Timur, menjadi dilema. Pasalnya, pasca adanya pembangunan jalan tol, daerah tersebut, menjadi kewenangan pihak Balai Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR).
Hal tersebut disampaikan anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Nurhadi Saputra. Ia mengatakan Pemerintah Balikpapan melalui pihak Dinas Pekerjaan Umum (DPU) Balikpapan pun terkesan dilema, dikarenakan daerah tersebut sudah menjadi ranah Balai Kementerian PUPR.
"Jadi mau menganggarkannya itu terbentur wewenang. Apalagi semenjak adanya jalan tol, malah sekarang menjadi wewenang Nasional," ujar Nurhadi, Senin (20/6/2022).
Tidak sampai disitu, lalu Nurhadi pun menghubungi pihak DPRD Provinsi dari sesama Partai Persatuan Pembangunan (PPP), guna meminta bantuan agar hal ini dapat diperjuangkan.
"Kemarin saya melakukan sosper dengan mantan ketua partai saya Bapak Rusman Ya'qub, sekarang anggota DPRD Provinsi," ucapnya.
Dijelaskannya, sudah berkomunikasi tentang problem di wilayahnya. Dan pihak DPRD Provinsi itu yang juga selaku ketua Bapemperda dan Perwakilan Badan Anggaran (Banggar), akan membawa persoalan tersebut ke rapat Banggar.
"Jadi saya sampaikan ke, Rusman Ya'qub selaku anggota DPRD Provinsi, bahwa kondisi Balikpapan Timur itu banjir salah satu penyebabnya yakni adanya tol," urainya.
"Nah tol ini kan hubungannya ke Balai, sedangkan balai itu kan komunikasinya ke provinsi dan nasional. Dan beliau akan membawa ini ke rapat Banggar," ucapnya.
"Jadi ya seperti itu salah satu bentuk perjuangan kami, berkomunikasi ke pihak diatas, agar bisa terbantukan dengan solusi," tandasnya. (Adys/Adv)