Transparansi PDAM Balikpapan, Tetap Dipertahankan

Selasa, 6 April 2021

BALIKPAPAN-PDAM Balikpapan atau PERUMDA (Perusahaan Umum Daerah) diminta untuk tetap menjaga transparansi, mengingat PDAM Balikpapan, telah memiliki ISO pelayanan. 

Prestasi itu, semaksimal mungkin dipertahankan. Pasalnya, PDAM dalam melayani pelanggan suatu hal paling utama. 

Hal disampaikan Ketua Komisi II DPRD Balikpapan, H. Haris beserta anggotanya, bahwa transparansi pelayanan PDAM Balikpapan penting, dan harus dipertahankan. 

"Kami ke PDAM ini, untuk melakukan pengawasan sebagai fungsi dewan. Kami berikan masukan, kalau pelayanan itu harus terbuka atau transparan," jelasnya, di Kantor PDAM Balikpapan Jl. Ruhui Rahayu, Senin (5/4/221) kemarin. 

Menurutnya, termasuk pelayanan tender, pengadaan barang dan jasa dilakukan pihak PDAM. "Apa yang sudah berjalan ini, sudah baik dipertahankan saja," urainya. 

"Jangan sampai, dalam pengerjaan proyek tertentu, dilakukan perubahan syarat peserta secara tiba-tiba. Sehingga, menimbulkan berbagai pertanyaan," paparnya. 

Ia mencontohkan, pengadaan bahan baku PDAM, seperti Kapur Gamping, Kaporit dan Soda Ash. "Jangan dilakukan perubahan secara tiba-tiba sehingga, terkesan menguntungkan sepihak," tegasnya. 

Hj. KASMAH
Anggota Komisi II DPRD Balikpapan, saat melakukan sidak di Kantor PDAM Balikpapan

Direktur Umum PDAM Balikpapan, Hj. Nour Hidayah hadir dalam pertemuan itu menuturkan, pihaknya melakukan pelayanan tetap secara transparan, termasuk lelang atau pengerjaan proyek, bahan baku PDAM Balikpapan. 

"Kami tetap menjaga eksistensi PDAM dengan mengedepankan pelayanan prima. Tak terkecuali, saat lelang bahan baku, tetap dalam koridor terbuka dan transparan bagi semua pihak," tuturnya. 

Meski demikian, pihaknya mengapresiasi Komisi II DPRD Balikpapan, telah melakukan koordinasi. Sehingga, beberapa hal yang menjadi masukan dan bahan evaluasi, dirinya akan melanjutkan ke semua unit kerja agar dilaksanakan dengan baik dan benar. (Ahmad Yani)