Senin, 18 Januari 2020
BALIKPAPAN-Komisi II Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama PDAM Tirta Manggar terkait pemasangan sambungan untuk Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR), berlangsung di ruang rapat Paripurna gedung DPRD Balikpapan, Senin (18/1/2021).

"Alhamdulillah di 2021 PDAM mendapat bantuan sambungan untuk MBR dari pusat sebanyak 1.600," kata H. Haris Ketua Komisi II DPRD Balikpapan.
Ia juga mengatakan, dari 6 ribu sambungan yang direncanakan pada 2020 untuk MBR, PDAM telah mendapatkan bantuan sebanyak kurang lebih 3 ribu MBR serta reguler. Di 2021 programnya 3 ribuan juga dimana 1.600 itu untuk MBR dan selebihnya adalah untuk reguler.
H.Haris menabahkan, dalam pelaksanaanya, Komisi II akan meminta data. karena masih dalam tahap verifikasi dari pihak PDAM.
Pemasangan terbagi dalam lima kecamatan, yakni Balikpapan Utara, Kota Timur, Tengah dan Selatan.
"Rencananya untuk Balikpapan Timur sekira 965 sambungan, Selatan 406 sambungan, Utara 149 sambungan, Tengah 63 sambungan dan di Balikpapan kota 7 sambungan," tuturnya.

Senada disampaikan Direktur Utama (Dirut) PDAM Haidir Effendi, untuk program 2021 rencananya ada 1.600 pemasangan dari 3.500 total layanan baru, baik MBR maupun reguler dari PDAM Dirinya menabahkan, untuk pemasangan tahun 2020 tidak sampai 1.000. Hanya 763 yang terealisasi, dari 850 yang telah diusulkan.
"Untuk pemasangan MBR 2021, paling banyak berada di wilayah Balikpapan Timur dan Utara, mengingat adanya potensi untuk membuka layanan baru," bebernya. (Yudi)
Editor: Ahmad Yani