PDAM Balikpapan, Dapat Penyertaan Modal Satu Triliun

Rabu, 9 September 2020

BALIKPAPAN-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Balikpapan melanjutkan, agenda Jawaban Walikota Balikpapan, atas pandangan akhir Fraksi-Fraksi DPRD Balikpapan terhadap Rancangan Peraturan Daerah (Raperda), tentang Perusahaan Umum Daerah Tirta Manuntung dan Rancangan Peraturan Daerah tentang (Raperda), Penyertaan Modal pada Perusahaan Umum Daerah, sekaligus penandatanganan Berita Acara.

Kemudian, Jawaban Walikota Atas Pandangan Umum Fraksi DPRD, terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2020.

Rapat paripurna berlangsung melalui Video Conference di ruang rapat gabungan gedung DPRD Balikpapan, Senin (9/9/2020).

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Sabaruddin Panrecalle menyampaikan, agenda berikutnya akan dijadwalkan kembali, untuk pandangan akhir fraksi-fraksi DPRD terhadap jawaban Walikota, terhadap Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBD-P) 2020.

"Untuk jawaban akhir fraksi-fraksi DPRD, terhadap raperda, tentang perusahaan umum daerah Tirta Manuntung dan raperda Penyertaan Modal pada perusahaan umum daerah. Sudah kita sepakati bersama, yakni tentang penyertaan modal perusahaan umum daerah sebesar Rp 1 triliun," ungkapnya.

"Rp. 1 triliun itu, modal dasarnya diambil dari penyertaan modal sudah berjalan pada (31/12/2019) sebesar Rp. 248 miliar, nanti sisanya Rp. 752 miliar selama 15 tahun sampai 2035," jelasnya.

"Keenam fraksi DPRD menyampaikan dengan penyertaan modal tersebut, agar memberikan sebuah kemudaratan kepada masyarakat Balikpapan, supaya berbanding lurus dengan penyertaan modal dan pelayanan PDAM kepada masyarakat," kata Sabaruddin.

"Untuk penyertaan modal itu, agar diimprovisasikan, diinovasikan dan SDMnya ditingkatkan, supaya pelayanan PDAM dapat terakomodir untuk seluruh wilayah Balikpapan, mengingat pelayanan PDAM saat ini belum maksimal," ujarnya.

"Dengan diberikannya penyertaan modal untuk PDAM, agar dapat meningkatkan pelayanan, terutama dengan penyambungan PDAM untuk masyarakat," tuturnya.

"Kami berharap dengan penyertaan modal tersebut, dapat memberikan pelayanan yang baik dan maksimal, karena setelah kami melakukan sidak, reses dan sebagainya, masih banyak pelayanan PDAM belum optimal dan maksimal," harapnya. (Yudi)

Editor: Ahmad Yani