Sabtu 4 April 2026
BALIKPAPAN– Anggota Komisi II DPRD Kota Balikpapan, Japar Sidik, mengapresiasi arah kebijakan pembangunan Kota Balikpapan tahun 2027 yang dipaparkan dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).
Menurutnya, secara umum rencana pembangunan yang disampaikan pemerintah kota bersama pemerintah provinsi sudah menunjukkan keselarasan dengan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD).
Hal ini dinilai penting agar program yang dirancang benar-benar mampu menjawab aspirasi masyarakat.
"Kalau kita lihat, perencanaan ini masih dalam tahap pengembangan, tetapi arahnya sudah cukup baik dan selaras dengan RPJMD Kota Balikpapan. Kita tentu mengapresiasi,” ujarnya, Kamis (2/4/2026).
Meski demikian, Japar mengingatkan bahwa pelaksanaan program pembangunan sangat bergantung pada kemampuan keuangan daerah.
Ia menyinggung bahwa pada tahun 2026 terdapat beban pembangunan cukup besar, termasuk proyek strategis pemerintah kota.
Oleh karena itu, ia berharap pada 2027 mendatang terjadi peningkatan APBD agar program prioritas bisa berjalan optimal.
Dari sisi Komisi II, Japarmenegaskan bahwa sektor ekonomi harus tetap menjadi fokus utama. Salah satu yang menjadi perhatian adalah pengembangan sektor pertanian, khususnya program cetak sawah yang dinilai memiliki potensi besar dalam mendukung ketahanan pangan.
Ia menyebutkan, saat ini sekitar 40 ribu hektar lahan telah terealisasi, sementara masih terdapat sekitar 54 ribu hektar lahan yang perlu dikembangkan, termasuk penyediaan infrastruktur irigasi.
"Kalau ini bisa terwujud, kita berharap Balikpapan ke depan bisa menjadi daerah yang mampu memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, khususnya beras,” jelasnya.
Dirinya menambahkan, pengembangan lahan pertanian tersebut berada di wilayah Balikpapan Timur dan menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat sektor ekonomi daerah. (Adys/*)