Rabu, 13 Mei 2020
BALIKPAPAN-Pemerintah Kota Balikpapan telah mendistribusikan bantuan sosial (bansos) berupa sembako bagi warga terkena dampak sosial penyebaran virus corona atau COVID-19.

Wakil Ketua DPRD Balikpapan Thohari Aziz menyampaikan, sistem pelaksanaan pemberian sembako, kepada masyarakat sudah bagus awalnya mau di berikan di kantor kelurahan.
"Tapi saya memberikan saran untuk tidak mengumpulkan warga di kantor kelurahan, karena bisa menimbulkan keramaian, jadi ketua RT saja yang di panggil untuk mengambil paket sembako untuk warganya atau kelurahan yang mengirim ke ketua RT masing-masing kelurahan," ungkapnya.
"Seharusnya paket sembako datangnya jangan serentak harus bertahap, karena telor banyak yang busuk, seperti di kelurahan sepinggan baru, jadi kelurahan harus berkordinasi degan supplier (pemasok) untuk segera di ganti," ucapnya.
"Bukan hanya kelurahan sepinggan baru saja telor banyak yang busuk, tapi sepinggan raya juga ada telor yang busuk," kata dia.
"Untuk kedepannya harus di evaluasi oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan, apakah tetap dengan telur atau dengan bahan yang lain," urainya.
"Karena telur ini kan datangnya ribuan dan mengambil telur jaraknya lumayan cukup jauh, telurpun tidak dapat bertahan lama," pungkasnya.
Liputan: Yudi Djohar udin
Editor: Ahmad Yani