Jelang Akhir Masa Jabatan, Bupati Mahulu Terus Berusaha Penuhi Kebutuhan Masyarakat

Kamis 20 Juni 2024

UJOH BILANG - Menjelang akhir masa jabatan Bupati Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) terus berupaya meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Nampak dari pembangunan yang terus diupayakan dan peningkatan sarana prasarana kebutuhan masyarakat lainnya.

Foto: Wakil Bupati Mahulu, Ia menyebut pembangunan dan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat harus terus digencarkan di akhir periode - (Tin)

Saat ditemui di ruangannya, Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh melalui Wakil Bupati Yohanes Avun mengatakan di akhir periode ini terus gencar melakukan pembangunan infrastruktur.

Utamanya pembangunan di ibu kota kabupaten tepatnya di kecamatan Long Bagun. Salah satu hal yang terus digencarkan adalah pembangunan sarana mobilitas yaitu akses jalan.

"Jadi jalan-jalan di ibu kota ini yang harus dibenahi karena sudah banyak yang rusak betul itu," katanya, Kamis (20/6/2024).

Tak hanya itu, sarana peningkatan kesehatan masyarakat berupa pembangunan rumah sakit (RS) pun terus ditingkatkan. RS di Mahulu saat ini baru berada pada RS tingkatkan pertama, Bupati Mahulu berharap di periodenya ini mampu meningkat menjadi tipe umum.

"Supaya pelayanan BPJS bisa jalan dengan baik, supaya dokter spesialis pun bisa tersedia di Mahulu," ujarnya.

Pemenuhan air bersih pun menjadi salah satu elemen yang terus diupayakan, demi pemenuhan kebutuhan masyarakat. Meski menurutnya, semua hal tersebut tentu tidak bisa dikerjakan secara keseluruhan. Tapi setidaknya hal tersebut dapat diupayakan.

"Tapi paling tidak ada yang bisa kita selesaikanlah di periode terakhir ini, dengan kemampuan keuangan yang ada," tuturnya.

Ia mengaku fokus dari kinerja menjelang akhir jabatan Bupati Mahulu ini adalah pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

Termasuk pemenuhan listrik utamanya di beberapa kampung yang belum berhasil merasakan listrik 24 jam.

"Utamanya listrik yang ada di kampung-kampung itu nanti kita usahakan untuk lebih ditingkatkan, kalau hal-hal lainnya seperti sarana dasar itu memang masih perlu kita tingkatkan lagi," imbuhnya.

Ia berharap siapapun yang kelak terpilih menjadi bupati Mahulu, program ini terus didorong dan diteruskan. Karena, Ia mengaku waktu dan anggaran yang saat ini tersedia cukup terbatas.

"Seperti bandara itu kan masih belum selesai, mudah-mudahan yang kedepannya ini bisa melanjutkan karena itu penting," tegasnya.

Namun, Ia menegaskan hal terpenting yang harus dituntaskan di Mahulu adalah pembangunan sarana transportasi berupa akses jalan. Terlebih, di Mahulu akses layanan kesehatan masih sangat terbatas.

Pasien gawat darurat di Mahulu masih harus di rujuk, jadi untuk mempersingkat jarak perlu akses jalan yang maksimal.

"Pasien yang gawat itu kalau ngak ada akses darat bisa kesulitan, kemudian kita juga perlu membangun RS besar," jelasnya.

Ia pun berharap di Mahulu kedepannya memiliki rumah sakit yang besar. Mengenai lahan Ia mengakui Pemkab Mahulu telah memiliki lahan tersebut.

Ia menyebut setidaknya di Mahulu memiliki rumah sakit tipe C atau RS yang memiliki empat pelayanan spesialis disediakan yakni pelayanan penyakit dalam, pelayanan bedah, pelayanan kesehatan anak, serta pelayanan kebidanan dan kandungan.

Pelebaran jalan pun penting untuk dilakukan agar akses jalan di ibu kota Mahulu dapat lebih mudah diakses.

"Kemudian jalan di Ibukota ini itu harus di buat agar terbuka besarlah jalannya di aspal, dan tidak ada jalan yang kecil-kecil seperti gang," katanya.

Karena jika melalui gang yang sempit, jalan di Mahulu akan relatif sulit untuk diakses. Terlebih, jalanan gang sempit tersebut akan membuat kesan ibu kota Mahulu nampak kumuh.

"Orang akan membangun rumah mendekati jalan itukan akhirnya space lebar jalan itu kecil, kalau terjadi musibah seperti terjadi kebakaran atau apa kan susah," tandasnya. (Adv/KominfoMahulu/*)