Pemkab Mahulu Akan Terus Dorong Pembangunan Jembatan

Kamis 20 Juni 2024

UJOH BILANG - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mahakam Ulu (Mahulu) akan terus berupaya untuk terus mendorong pembangunan jembatan di kabupaten ini.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh beberapa waktu lalu. Jembatan merupakan salah satu infrastruktur yang sangat penting untuk dibangun di daerah ini karena mengingat hampir seluruh daerah Mahulu dihubungkan oleh sungai Mahakam yang terbentang luas.

Foto : Jembatan di Mahulu - (Tin)

Bupati Mahulu, Bonifasius Belawan Geh mengatakan proyek pembangunan berada di bawah naungan pemerintah kabupaten, provinsi dan pusat. Untuk proyek yang berada di bawah naungan Pemkab Mahulu akan terus diupayakan untuk dibenahi secepatnya.

"Jembatan ini kan adalah proyeknya pemerintah dengan provinsi. Tentu yang menjadi bagiannya kita ya pasti," katanya, Kamis (20/6/2024).

Pembangunan jembatan di area kabupaten yang dikelilingi oleh sungai Mahakam ini adalah sebuah keharusan. Sampai saat ini proyek pembangunan jembatan sementara berjalan.

"Mesti harus dibangun oleh Pemda Mahulu, untuk proyek yang sementara berjalan ya jalan saja," ujarnya.

Bahkan, Ia menyebut tahun ini pembangunan jembatan kembali diprogramkan. Anggaran pembangunan jembatan kembali diusulkan melalui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

"Tahun ini kita bikin usulan, untuk menyusun APBD inikan kita harus menyusun usulan-usulan," tuturnya.

Ia menyebut, pembangunan jembatan merupakan salah satu usulan dalam Musrenbang. Bahkan, pembangunan ini selalu ada dalam program setiap tahunnya.

"Usulan yang ada dalam Musrenbang itu diusulkan ke pusat dan provinsi. Tiap tahun kok kita usulkan," imbuhnya.

Meski begitu, Wabub Mahulu mengatakan untuk pembangunan jembatan ini tentu butuh biaya yang besar dan waktu yang lama. Hal ini mengingat banyaknya jembatan yang harus dibangun di Mahulu, hampir seluruh daerahnya dihubungkan oleh jembatan.

"Hanya jembatan itu mahal. Kalau di pikiran kita banyak," ucapnya.

Besar harapan Wabub Mahulu agar rencana ini dapat terealisasi karena tentu infrastruktur jembatan sebagai sarana perantara antar kampung memiliki peran yang sangat besar.

Dengan adanya jembatan permanen aktivitas masyarakat dan kesejahteraannya akan ikut meningkat.

"Masih banyak juga jalan jembatan Bailey belum beton. Kan kalau sudah jembatan permanen semua orang bisa lewat, kayak sembako dan alat berat pun bisa lewat," jelasnya.

Sementara itu, Dinas PUPR Mahulu Didik Subagya menambahkan perubahan jembatan kayu ke jembatan bailey akan dilakukan tahun ini. Terdapat tiga titik sasaran jembatan kayu yang akan diubah ke jembatan bailey di pusat ibu kota kabupaten Mahulu.

"Tiga titik itu yaitu Jembatan Sungai Tinggang 1, Jembatan Sungai Tinggang 2 dan Jembatan Polsek Long Bagun," tandasnya. (Adv/KominfoMahulu/*)