
Kamis 13 November 2025
SANGATTA - Bupati Kabupaten Kutai Timur (Kutim) Ardiansyah Sulaiman mendorong pelestarian dan pengembangan kelestarian seni budaya lokal, dengan keterlibatan generasi muda.
Bupati Ardiansyah, sangat mendukung seni gambus masuk sebagai muatan lokal di sekolah. Ini menjadi salah satu langkah penting dalam melestarikan budaya, di Kutim.

Menurutnya, dengan menanamkan kebudayaan lokal sejak di bangku sekolah, para generasi muda Kutim dapat secara cepat mencintai seni dan budaya lokal yang ada.
"Baik kepada penggiat seni budaya untuk melakukan pelatihan seni yang masif serta kegiatan-kegiatan kebudayaan lokal tiap bulannya," harap Bupati Kutim Ardiansyah.
Bupati juga mengusulkan adanya acara adat istiadat Kutai yang dilaksanakan sebulan sekali.
"Suku Kutai sendiri memiliki kesenian yang menarik seperti tingkilan, tarsul, tari jepen, serta beberapa tari-tarian lainnya," ungkapnya, di Sangatta.
Bahkan Bupati menilai, kesenian asal Kutai saat ini telah berkembang di seluruh wilayah Kutai Timur. Pihak pemerintah Kutai Timur siap mendukung pelestarian kebudayaan tersebut.
Ardiansyah berharap, adanya pemecahan rekor yang tercatat di Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI) pada seni tingkilan di Kutim.
Hal itu disampaikan Bupati sebagai bentuk apresiasi terhadap kekayaan budaya lokal yang harus kita jaga.
Seorang tokoh seni budaya Kutai di Sangatta Sayid Abdullah juga berharap, agar pemerintah terus mendukung pelestarian budaya yang ada, melalui program-program berkelanjutan seni budaya Kutai akan menjadi trend bagi masa depan.
Perlunya, pelestarian budaya lokal ini tentu diperlukan dukungan dari semua pihak, khususnya pemerintah. (Adv/DiskominfoKutim/*)