Jadikan Gateball Sebagai Olahraga Populer, Masyarakat Kutim

Jumat 21 JULI 2023

SANGATTA - Untuk membumikan olahraga Gateball di wilayah Kutai Timur (Kutim), pihak pengurus Cabor (Cabang Olahraga) Gateball, terus berupaya, menggelar sosialisasi disekolah-sekolah.

Sosialisasi olahraga Gateball di SMA Negeri 2 Sangatta Utara, Jumat (21/7/2023)

Selaku Sekretaris Umum Gateball Kutim Akbar mengakui olahraga Gateball belum dikenal banyak orang, sebagaimana olahraga pada umumnya.

Salah satu langkah untuk memperkenalkan olahraga Gateball ke masyarakat, maka dilakukan sosialisasi. Sebagaimana dilaksanakan di sekolah SMA Negeri 2 Sangatta Utara, Sangatta pada hari Jumat (21/7/2023).

Menurutnya, sosialisasi dilaksanakan dalam rangka memperkenalkan Gateball kepada khalayak, dinilai kurang populer di masyarakat.

Pengurus Gateball menyasar sosialisasi ke sekolah-sekolah, menjadi penting sebagai pencarian atlet-atlet muda yang siap secara fisik.

Akbar mengapresiasi pihak sekolah yang siap menerima sosialisasi olahraga Gateball, beberapa sekolah sudah siap untuk dilakukan sosialisasi, termasuk pencarian bibit-bibit atlet Gateball.

"Ada beberapa sekolah sudah siap menerima kami. Kami fokus sosialisasi di wilayah Sangatta Utara, beberapa hari kedepan kami ke SMA Negeri 1 Sangatta Utara dan ada SMP YPPSB," ungkap Akbar.

Sekretaris Umum Gateball Kutim ini menilai, di sosialisasi di sekolah salah satu potensi pencarian atlet-atlet Gateball, karena secara fisik memang memungkinkan, selain beberapa atlet Gateball Kutim juga memasuki usia pensiun.

Meski keberadaan olahraga Gateball di Kutim terbilang lama, kepengurusan terbentuk sejak 2010 lalu, namun segmentasi Gateball tidak dikenal banyak orang.

"Makanya inisiatif untuk sosialisasi secara langsung, ke sekolah-sekolah untuk memperkenalkan olahraga Gateball. Ini juga bagian dari program kerja cabor Gateball Kutim yang kita laksanakan," jelasnya.

"Alhamdulillah perkembangan gateball di Sangatta, Kutim kini baru dimulai, dan beberapa anak siap gabung," urainya.

Prestasi Gateball di Sangatta terbilang cukup baik, tampak beberapa atlet dapat menembus level nasional, sedikitnya 8 (delapan) dapat mengikuti seleksi pra PON di Tangerang, baru-baru ini. 

"Kami merasa gembira atlet kami bisa masuk nasional, bahkan satu atlet Gateball Kutim, lolos di PON 2024 nanti. Sehingga itu, satu bulan kedepan juga kami akan optimalkan latihan menghadapi Kejurprov dan kejurnas mendatang," tutur Akbar.

Dia berharap, kedepan olahraga Gateball dapat dikenal masyarakat luas, dan dapat berprestasi dengan adanya atlet-atlet muda nantinya. Satu hal penting, diperlukan lapangan Gateball yang representative sebagai tempat latihan para atlet.

Harapan itu, tampaknya direspon baik bagi KONI Kutim untuk mewujudkan lapangan Gateball. Selain, itu pihaknya juga mendapatkan dukungan pemerintah kabupaten (pemkab) Kutim khususnya masalah anggaran yang akan diusulkan tahun ini.

Walaupun selama ini, pihaknya mengurusi Gateball masih sebatas swadaya pengurus, "harapannya kedepan mendapat support dari pemkab, agar Gateball di Kutim lebih maju lagi," harapnya.

Untuk diketahui Gateball adalah sebuah olahraga modifikasi dari permainan croquet menggunakan stik yang digunakan untuk memukul dan mengarahkan bola agar bisa masuk ke tiga gawang (gate) dan goal-pole sebagai titik akhir.

Olahraga gateball dimainkan oleh dua tim, merah dan putih. Jumlah tim terdiri dari lima orang. Tim merah memegang bola bernomor ganjil (1,3,5,7,9), sedangkan tim putih memainkan bola genap (2,4,6,8,10).

 (Ahmad Yani/adv/*)