Kamis, 1 DESEMBER 2022
KUTAI TIMUR- Anggota DPRD Kutai Timur (Kutim) dari Fraksi PDI Perjuangan, Faisal Rahman, meminta Pemkab Kutim, keterlibatan Corporate Social Responsibility (CSR), dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya bidang pendidikan.
Keterlibatan dana CSR bidang pendidikan utamanya, pendidikan dasar dan Perguruan Tinggi, dapat membantu pemkab dalam program pembangunan daerah.
Dana CSR perusahaan dapat disalurkan di 18 Kecamatan Kutim, bagi pemkab tidak mengandalkan Anggatan Pendapatan Belanja Daerah (APBD).
Kemudahan lain dari CSR dikarenakan tidak terkait dengan anggaran pemerintah, sehingga pencairannya dapat dilakukan tiap tahun.
“CSR kan, sifatnya tidak terikat dengan APBD, jadi biar tiap tahun di kucurkan juga nggak jadi masalah," ungkap Faisal Rachman.
Selain program pemerintah dana pendidikan dialokasikan sebesar 20 persen dari APBD, juga dapat mempercepat proses pembangunan dengan adanya bantuan CSR.
Bahkan, adanya CSR juga menjadi bukti tanggung jawab yang harus di berikan oleh pihak swasta atau perusahaan) kepada masyarakat di sekitar wilayah usahanya.
"Bilamana pemkab mendorong hal ini, dapat dipastikan pihak perusahaan akan menerimanya," tandasnya. (Adv/*)