Rabu, 30 NOPEMBER 2022
SANGATTA - Hari Guru Nasional (HGN) yang diperingati setiap tanggal 25 November tiap tahunnya, menjadi momentum kepada seluruh komponen bangsa untuk memuliakan para guru. Selain, jasa guru, setiap anak didik dapat mendapatkan ilmu dan menggapai cita-citanya meraih kesuksesan.

“Berkat jasa guru inilah yang membuat kita semua berada di posisi sekarang, mereka yang menyiapkan kita hingga kita semua bisa terampil di berbagai profesi dan pengabdian," kata Wakil Ketua 1 DPRD Kutim Asti Mazar, Jum'at (25/11/2022) lalu.
Asti Mazar mengingatkan jika seluruh rakyat Indonesia memiliki tanggung jawab moral. Tidak hanya menghormati, tapi juga melakukan sesuatu untuk para guru.
Di antaranya, memperhatikan kesejahteraan, dan memuliakan profesi guru.
"Menjalani profesi sebagai seorang guru cukuplah berat, namun hal tersebut bukanlah asal penghormatan," ungkapnya.
"Adanya penghormatan karena perjuangan mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa. Merekalah yang mewakili kita di depan kelas, mendidik dan menyiapkan masa depan," ucapnya.
Menurutnya, HGN merupakan bentuk penghargaan akan profesi para guru. Namun apresiasi ini tidak cukup sebatas apresiasi, butuh usaha lebih keras untuk mendukung para pahlawan tanpa tanda jasa ini.
DPRD Kutim sendiri telah melakukan berbagai upaya dalam mendukung profesi guru. Indikatornya dapat dilihat pada berbagai upaya peningkatan kesejahteraan guru, kejelasan karir, perlindungan profesi dan lainnya.
"Profesi guru lebih mulia, dan menjadi kebanggaan masyarakat sehingga apresiasi dan penghargaan berbagai stakeholder kepada mereka juga memadai," harap Asti.
Termasuk cara pandang kita terhadap profesi guru menjadi lebih baik, jangan sebatas pekerjaan mengajar, tetapi sebagai suatu profesi mulia. (Adv/*)