Rabu, 30 NOPEMBER 2022
SANGATTA - Ketua DPRD Kutim Joni mengajak generasi milenial di Kabupaten Kutai Timur (Kutim), untuk turut andil dan berperan aktif dalam memajukan Sektor Pertanian di wilayah masing-masing.

Ketua DPRD Kutim Joni menyampaikan keinginan generasi milenial melakukan inovasi. Termasuk untuk berkontribusi membawa perubahan, pada sektor pangan di masa depan.
“Banyak peran yang bisa diambil oleh pemuda. Sudah banyak bukti yang bisa kita lihat, bahwa Sektor Pertanian berpotensi menjanjikan,” ungkapnya, baru-baru ini.
Dirinya juga, menginginkan potensi Pertanian di Kutim yang melimpah ruah, dapat dimanfaatkan dan dimaksimalkan oleh para pemuda Kutim.
“Sudah saatnya pemuda berwira usaha. Sektor pertanian sangat menjanjikan bagi pemuda, memiliki ekonomi yang mandiri,” urainya.
Menurutnya, pemuda yang masih menganggap pekerjaan di sektor pertanian tidak menjanjikan sangat keliru. Justru Pertanian yang saat ini menjadi penopang ekonomi, terlebih saat pandemi Covid-19 sempat melanda.
"Para pemuda di Kutim harus memupuk rasa bangga untuk menjadi Petani yang modern, dengan pemanfaatan teknologi dengan berbagai gagasan lainnya," harapnya.
Dia menyatakan, para Petani milenial di Kutim sudah ada tersebar seperti di Desa Sepaso Barat, Kecamatan Bengalon. Potensi dari munculnya Petani dari generasi milenial ini mesti cepat direspon, dengan bentuk perhatian pemberian bantuan dari sarana dan prasarana.
“Sarana berupa alsintan pendukung yang diminta para Petani milenial, bisa diwujudkan Pemkab Kutim,” tegasnya.
Selain itu, perlunya pemerintah bersinergi dengan petani milenial dalam pemasaran hasil pertanian. Terutama, ketika panen tiba yang membuat produk pangan berlimpah.
"Saya masih terima keluhan terkait pemasaran hasil panen para Petani kita, yang terkadang dapat dimainkan oleh para tengkulak. Pemerintah harus turun tangan, terkait permasalahan ini," tandasnya. (Adv/*)