Rabu 26 Agustus 2026
PASER - DPRD Kabupaten Paser mendesak pemerintah daerah segera membentuk panitia seleksi untuk memilih Direktur Perumda Air Minum Tirta Kandilo yang baru, menyusul berakhirnya masa tugas direktur sebelumnya.
Anggota DPRD Paser Zulfikar Yusliskatin mengatakan pembentukan panitia seleksi tidak boleh ditunda karena posisi direktur Perumda Air Minum Tirta Kandilo berkaitan langsung dengan pelayanan kebutuhan dasar masyarakat.
*Direktur yang lama sudah purna tugas. Jadi jangan berlarut-larut, segera bentuk tim Pansel untuk mencari direktur yang baru,” kata Zulfikar kepada Paser Pos di Tanah Grogot, Rabu (26/8/2026).
Menurut dia, proses pergantian kepemimpinan di perusahaan daerah tersebut harus menjadi momentum untuk membenahi pelayanan air bersih yang hingga kini masih menjadi keluhan sebagian masyarakat.
Zulfikar mengatakan, calon direktur yang akan dipilih harus memiliki kemampuan manajerial sekaligus memahami persoalan distribusi dan pelayanan air bersih di Kabupaten Paser.
Ia juga menyoroti sejumlah rekomendasi DPRD yang sebelumnya dinilai belum sepenuhnya ditindaklanjuti oleh manajemen PDAM Tirta Kandilo.
Padahal, menurut dia, rekomendasi tersebut merupakan hasil dari aspirasi dan keluhan masyarakat yang disampaikan kepada DPRD.
"Selama ini rekomendasi DPRD Paser ke PDAM Tirta Kandilo tidak didengar, padahal keluhan yang disampaikan masyarakat tertuang dalam rekomendasi tersebut,” ujarnya.
Karena itu, Zulfikar berharap pergantian direktur tidak sekadar menjadi proses pengisian jabatan, tetapi menghasilkan kepemimpinan baru yang mampu menyelesaikan persoalan mendasar pelayanan air bersih.
Salah satu persoalan yang disorot DPRD adalah masih adanya pelanggan yang belum mendapatkan distribusi air secara maksimal.
Sebagian warga, kata dia, bahkan harus menunggu aliran air dalam waktu yang cukup lama, sementara kewajiban pembayaran tetap berjalan.
Menurut Zulfikar, manajemen perusahaan daerah perlu menyiapkan kebijakan bagi masyarakat yang terdampak gangguan pelayanan berkepanjangan.
"Seharusnya mereka punya program subsidi terkait itu. Berikan masyarakat gratis sebagai bentuk subsidi. Jangan pada saat masyarakat tidak bisa bayar air, mereka malah disegel,” katanya.
Ia menilai kebijakan kompensasi atau subsidi dapat menjadi langkah jangka pendek untuk membantu pelanggan yang tidak memperoleh pelayanan air secara layak.
Zulfikar juga menyebut Perumda Air Minum Tirta Kandilo memiliki saldo hingga puluhan miliar rupiah yang, menurutnya, dapat dipertimbangkan untuk mendukung kebijakan pelayanan dan kompensasi kepada masyarakat.
" Itu langkah jangka pendek dan preventif, karena air merupakan kebutuhan dasar dalam kehidupan masyarakat,” ujarnya.
Selain meminta percepatan pembentukan panitia seleksi, DPRD Paser juga berharap dilibatkan dalam tahapan uji kelayakan dan kepatutan calon Direktur Perumda Air Minum Tirta Kandilo.
Menurut Zulfikar, keterlibatan legislatif diperlukan agar calon pemimpin perusahaan daerah tersebut memiliki pemahaman yang selaras terhadap persoalan dan kebutuhan masyarakat.
*Kami berharap dalam proses seleksi dan uji fit and proper DPRD dilibatkan, supaya apa yang diinginkan masyarakat bisa sejalan dan satu frekuensi dalam membahas persoalan dasar, terutama kebutuhan masyarakat terhadap air,” katanya.
Bagi DPRD Paser, proses seleksi Direktur Perumda Air Minum Tirta Kandilo menjadi momentum penting untuk memastikan persoalan pelayanan air bersih mendapat perhatian lebih serius.
Pemerintah daerah kini diharapkan segera mengambil langkah untuk membentuk panitia seleksi dan memulai proses pencarian direktur definitif, sehingga pergantian kepemimpinan tidak hanya menghasilkan pengisi jabatan baru, tetapi juga membawa perbaikan nyata terhadap pelayanan air bersih bagi masyarakat Paser. (Adv/Yadi/DPRDPASER/*)