Sabtu 11 Mei 2024
Kontestasi politik Balikpapan mulai ramai diperbincangkan, terlebih Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Balikpapan, menjadi penting sebagai beranda Ibu Kota Negara (IKN).
Seorang tokoh masyarakat, juga bisa dikatakan politisi, Solehuddin Siregar menjadi sorotan publik mematangkan dirinya maju dalam pilkada Balikpapan lewat partai.
Letkol (Purn) Drs. H. M Solehuddin Siregar, MM sebelumnya aktif dalam dunia militer, kini aktif dalam kegiatan dakwah sehingga tidak asing lagi dikalangan nahdiyin Balikpapan.
Sekira pukul 14.30 WITA, Sabtu 11 Mei 2024, dirinya mengambil formulir pendaftaran bakal calon Kepala Daerah Balikpapan di Kantor PDI Perjuangan di ruko Sepinggan Pratama.
Tidak berselang lama, perwakilan PKB Balikpapan juga memberikan formulir pendaftaran bakal calon kepala daerah Balikpapan kepada Ustaz. Solehuddin Siregar.
Diketahui bersama bahwa Solehuddin Siregar tidak asing lagi dalam dunia politik, dalam Pilkada Balikpapan 2020 lalu dirinya pernah mencoba maju lewat independen.
Tampaknya dalam pilkada kali ini dirinya memantapkan diri maju lewat partai, selain dirinya sebagai kader partai Gerindra Balikpapan, komunikasi internal partainya pun tampak berjalan lancar.
Tampaknya selain Solehuddin Siregar mengambil pendaftaran, ada delapan telah mendaftar lewat PDI Perjuangan, yakni Yaser Arafat Syahril, Abriantinus, Syarifah Syaima, Ahmad Rosyidi, Rahmad Masud, Joy Nazar, Aslian Kapailu dan drg. H Sykri Wahid.
Ketu Tim 5 Penjaringan PDI Perjuangan Musbahari mengatakan pihaknya telah memberikan formulir kepada 9 (sembilan) orang dimaksud. Baik secara langsung maupun melalui perwakilan masing-masing.
Menurutnya, pihaknya akan berharap para bakal calon yang akan mengembalikan formulir dari kesembilan tersebut. Pendaftaran penjaringan dibuka mulai tanggal 1 sampai 15 Mei 2024.
"Pengembalian formulir berakhir pada 15 Mei pukul 17.00 WITA, di Kantor PDI Perjuangan Balikpapan," ungkapnya.
Misbahari menegaskan, pihak DPC PDI Perjuangan hanya bersifat penjaringan, yang akan dilanjutkan ke tahap penyaringan lewat DPD dan DPP PDI Perjuangan.
"Mudahan muncul pimpinan-pimpinan atau Walikota Balikpapan yang baik, yang tentunya internal PDI Perjuangan yang bisa membawa aspirasi PDI Perjuangan, yang sesuai dengan asas PDI Perjuangan,.memegang teguh gotong royong," harap ketua Tim 5 Penjaringan Kepala Daerah Balikpapan juga selaku Sekretaris Internal PDI Perjuangan.
Meski PDI Perjuangan haru berkoalisi dengan partai lain untuk mengusung calon, yang hanya memiliki 4 kursi perolehan suara kursi legislatif pada pemilu 2024.
"Hal itu belum dipastikan, karena perlu penjajakan," ungkap Musbahari.
Melihat kans Letkol (purn) Solehuddin Siregar menjadi penting, jika PDI Perjuangan, PKB dan Partai Gerindra akan berkoalisi dalam pilkada Balikpapan 2024.
Selaku kader partai Gerindra yang pernah ikut bertarung dalam pileg 2024, sudah menjadi perhitungan banyak politisi khususnya Gerindra Balikpapan. Selain, ketokohannya dikalangan Nahdlatul Ulama, bagi masyarakat Balikpapan tidak asing lagi karena seringnya menyampaikan ceramah dikalangan masyarakat Balikpapan, dari berbagai daerah.
Partai Gerindra yang memperoleh 7 kursi dilegislatif, pada pemilu 2024, juga perlu diperhitungkan dengan posisi Balikpapan sebagai Beranda IKN.
Selanjutnya di Provinsi Gerindra mendapat 10 kursi, PDI Perjuangan 9 dan PKB 6 kursi, memiliki kans untuk memenangkan pilkada dalam beberapa daerah di Kaltim.
Ditambah Penajam Paser Utara, juga pemenang suara dengan 4 kursi, demikian juga Mahulu memilik 8 kursi masih menjadi jawara meski kehilangan satu kursi dari pemilu sebelumnya 9 kursi.
Akankah partai Gerindra di Kaltim akan memainkan peran politiknya, dalam pilkada 2024, untuk mendudukkan kadernya, demi kepentingan IKN dan masa depan Kaltim, masa mendatang, masih menunggu kabar selanjutnya !. (Ay/*)