Selasa, 24 Maret 2020
BALIKPAPAN-Pentingnya peran masyarakat, memutus mata rantai, penularan corona virus (COVID-19), diperlukan kerjasama dan gotong royong. Khususnya di Balikpapan, dinilai perlu mengambil peran untuk bersama-sama melawan dan menghadapi cobaan ini.

Menghentikan penyebaran Virus Corona, dinilai bukanlah tugas Pemerintah semata, tetapi juga menjadi tanggungjawab kita semua, masyarakat Balikpapan, masyarakat Indonesia, bahkan masyarakat dunia.
Peran masyarakat sebenarnya sederhana, yakni cukup berada di rumah. Sehingga tidak menjadi media penghantar virus kepada orang lain, atau bahkan menghindari terjangkitnya virus tersebut.
Hindari kerumunan, jangan bikin keramaian dan berprilaku hidup sehat. Kita dukung Pemerintah dan tim medis di rumah sakit-rumah sakit yang sedang berjuang menyembuhkan pasien dengan status positif corona.
Peran aktif lainnya, bisa dengan melakukan banyak hal sesuai bidangnya, sesuai minatnya atau sesuai kemampuannya. Yang punya kelebihan rezeki, bisa memberi sumbangan untuk memberikan alat kesehatan kepada masyarakat guna menghindari kemungkinan terpaparnya virus Corona.
Yang punya keahlian atau minat bikin konten kreatif, bisa membuat atau memproduksi konten berupa imbauan-imbauan dalam menghadapi virus Corona. Pendakwah bisa membuat majelis online kepada jamaahnya.
Banyak sekali cara yang bisa kita lakukan, untuk bersama-sama mengatasi situasi saat ini, menghentikan penyebaran virus Corona.
Untuk itu, saya atas nama pribadi, bersama Rahmad Mas’ud Centre (RMC), mencoba menginisiasi sebuah gerakan, yang biasa dikenal dengan sebutan social campaign (kampanye sosial), untuk mengajak masyarakat Balikpapan bersama-sama bergerak melawan Virus Corona.
Hentikan penyebarannya, bantu mereka yang sedang berjuang di rumah sakit, bantu pemerintah, dan bantu mereka yang terpapar virus Corona untuk meringankan cobaannya hingga ia sembuh.
"Saya menyebut gerakan ini sebagai gerakan “Gotong Royong Lawan Corona” dengan slogan “Berat sama Dipikul, Ringan sama Dijinjing”.
Rahmad Mas'ud bersama TMC mengajak masyarakat Balikpapan untuk bergotong royong keluar dari situasi saat ini. Dalam program ‘Gotong Royong Lawan Corona” ini.
"Kami juga mencoba meringankan beban yang harus dipikul keluarga kurang mampu, yang orangtuanya sebagai pencari nafkah, berstatus positif corona," urainya.

Tentu situasi ini sangatlah berat bagi keluarga sang pasien. "Untuk itu, kami akan menanggung kebutuhan dasar keluarga penderita positif corona, khusus keluarga kurang mampu. Jika ayah atau ibu sebagai pencari nafkah harus terbaring di rumah sakit, hubungi kami di telepon 0813-4718-0635," jelasnya.
"Kami akan kirimkan kebutuhan pangan selama masa penyembuhan. Kegiatan lain, kami juga akan melakukan penyemprotan disinfektan ke lokasi-lokasi yang berpotensi menjadi tempat penularan virus Corona, pembagian gratis alat-alat kesehatan dan kegiatan lainnya," kata RM sapaan akrab Rahmad Masud.
Sebagaimana telah disampaikan diatas, "Bahwa kami mencoba memulai, mencoba membangun semangat kebersamaan, semangat gotong royong untuk bersama-sama melawan, menghentikan penyebaran Virus Corona," bebernya.
"Untuk itu, kami mengajak masyarakat Balikpapan, untuk bergerak bersama, berat sama dipikul, ringan sama dijinjing. Semoga, kita selalu dalam lindungan Allah Subhana wa ta’alah, dan diselamatkan dari cobaan ini," tandas Rahmad Masud.
Liputan: Yudi
Editor: Ahmad Yani