BALIKPAPAN - Pemberian penghargaan kepada Pentahelix oleh BKKBN (Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional) Provinsi Kalimantan Timur (Pemprov Kaltim) sebagai apresiasi dalam partisipasinya percepatan penurunan stunting di wilayah Kaltim.
Pemberian penghargaan dilaksanakan di Makodam VI Mulawarman, yang turut serta melakukan percepatan penurunan stunting di wilayah Kaltim dan Kaltara. Salah satunya dengan pembangunan sumur bor dan sanitasi bagi warga.
Kepala BKKBN Provinsi Kaltim Sunarto mengapresiasi para Pentahelix yang telah berpartisipasi dalam percepatan penurunan stunting di Kaltim. Upaya ini dilakukan melalui kolaborasi dengan TNI Angkatan Darat melalui, TNI Manunggal.
"Saat ini telah dilakukan pembuatan umur bor di 60 titik di Kaltim. Diantaranya di kecamatan Muara Kamang, desa Sabintulung. Satu dalam tahap finalisasi di desa Guntung Gusung, kota Bontang," ungkap Sunarto, Rabu (16/10/2024).
Pembuatan sumur bor di wilayah atau desa yang sulit mendapatkan air, menjadi penting dalam percepatan penurunan stunting.
Sehingga, BKKBN bersama Pangdam VI Mulawarman menyelenggarakan, "KIE Bangga Kencana dan Gebyar, Penghargaan Pentahelix Dalam Percepatan Penurunan Stunting, di wilayah Kaltim dan Kaltara sebagai bentuk apresiasi BKKBN perwakilan Kaltim kepada mitranya.
Baik dari pemerintah daerah (pemda) dan pihak swasta telah berkonsentrasi penuh pelibatannya dalam program percepatan penurunan stunting.
Selain itu, Sunarto menyampaikan tujuan kegiatan dilaksanakan KIE Bangga Kencana untuk memaksimalkan percepatan penurunan stunting di wilayah Kaltim dan Kaltara.
Sebagai informasi Sunarti juga menginformasikan rencana BKKBN akan berubah menjadi Kementerian, saat ini sedang dalam upaya, agar kedepan tanggung jawab dalam pembangunan kesejahteraan keluarga dan penurunan stunting dapat maksimal.
Kegiatan KIE Bangga Kencana ini juga dihadiri Kasdam VI Mulawarman Brigjen TNI Bayu Permana, Direktur Komunikasi Informasi dan Edukasi atau KIE BKKBN Pusat Soetriningsih, S.Sos, M.Si, Sekdaprov Kaltim Sri Wahyuni.
Kegiatan ini juga akan membahas arah kebijakan percepatan penurunan stunting tahun 1025, overview program penurunan stunting Kaltim dan Kaltara, dan peran dukungan dari mitra perusahaan, kemudian prestis program TNI manunggal air bersih dalam percepatan penurunan stunting.

"Kami mengapresiasi TNI khususnya Kodam VI Mulawarman, begitu gigih dalam program percepatan penurunan stunting di wilayah Kaltim dan Kaltara. Hal ini menunjukan kalau TNI multi fungsi," tandas Sunarto Kepala Perwakilan BKKBN Kaltim.
(Ay/adv/DiskominfoKaltim)