DPRD Kaltim Desak Tambahan Anggaran untuk Samarinda, Darlis: Kota Ini Punya Beban Lebih Besar

Senin 14 Juli 2025

SAMARINDA – Sekretaris Komisi IV DPRD Kalimantan Timur, Darlis Pattalongi, mendesak Pemerintah Provinsi Kaltim untuk menambah alokasi anggaran bagi Kota Samarinda.

Sebagai ibu kota provinsi dan pusat aktivitas ekonomi, Samarinda dinilai menghadapi beban pembangunan dan tekanan sosial yang jauh lebih besar dibanding daerah lain di Kaltim.

Darlis Pattalongi Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim

"Samarinda adalah ibu kota provinsi dengan laju pertumbuhan penduduk dan dinamika pembangunan yang tinggi. Ini butuh perhatian khusus dari Pemprov, termasuk dari sisi anggaran,” ujar Darlis, Senin (14/7/2025).

Menurutnya, kompleksitas persoalan yang dihadapi Samarinda, seperti banjir, kemacetan, dan tekanan sosial-ekonomi, tidak semata berasal dari dalam kota, melainkan juga akibat kebijakan dan aktivitas regional.

Oleh karena itu, alokasi anggaran dari Pemprov harus mencerminkan kondisi strategis dan beban fungsional kota tersebut.

Darlis menyebut bahwa peningkatan pendapatan asli daerah (PAD) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kota Samarinda memang terjadi dalam beberapa tahun terakhir.

Namun, hal itu belum cukup untuk mengimbangi lonjakan kebutuhan pembangunan.

"PAD dan APBD meningkat, tetapi tantangan kota ini jauh lebih kompleks. Tanpa dukungan provinsi, sulit bagi Samarinda untuk menjawab semua persoalan yang terus berkembang,” katanya.

Ia juga menegaskan bahwa penambahan alokasi bantuan keuangan untuk Samarinda seharusnya tidak dipermasalahkan oleh daerah lain, mengingat peran dan kontribusi ibu kota terhadap pembangunan wilayah sekitarnya.

"Program-program Pemkot Samarinda tidak hanya berdampak lokal. Keputusan strategis wali kota juga memberi pengaruh positif ke daerah-daerah penyangga. Ini seharusnya mendapat penguatan dari provinsi,” tambahnya.

Darlis berharap pemerintah provinsi lebih responsif dalam mengakomodasi kebutuhan anggaran Samarinda, baik untuk pembangunan infrastruktur, peningkatan layanan publik, maupun penanganan persoalan sosial.

"Sudah saatnya kita memberikan perhatian lebih kepada Kota Samarinda. Keberhasilan pembangunan di kota ini akan membawa dampak positif bagi seluruh Kalimantan Timur,” tandasnya. (Adv/DPRDKaltim/*)