Ekti Immanuel Kordinasikan Rencana Pembangunan Bandara Mahakam Ulu

Jumat 23 Mei 2025

UJOH BILANG– Wakil Ketua DPRD Provinsi Kalimantan Timur, Ekti Imanuel, bersama sejumlah anggota DPRD Kaltim seperti Baharuddin Muin, Abdul Rakhman Bolong, dan Agus Suwandi, melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Mahakam Ulu pada Rabu (21/05).

DPRD kaltim tinjau kesiapan pembangunan bandara Mahakam uUu. (DPRD prov Kaltim)

Kunjungan ini bertujuan untuk memastikan adanya sinkronisasi antara Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur dan Pemerintah Kabupaten Mahakam Ulu terkait rencana pembangunan Bandara Mahakam Ulu yang akan mendapatkan dukungan dana dari APBD Provinsi pada tahun 2025.

"Kunjungan ini kami lakukan ke Mahulu untuk memastikan keselarasan perencanaan pembangunan. Dari APBD Provinsi 2025, telah disiapkan anggaran sekitar 40-45 miliar rupiah guna mendukung pembangunan bandara,” ujar Ekti.

Ia menambahkan bahwa kunjungan ini juga difokuskan untuk meninjau kesiapan dokumen teknis seperti Detail Engineering Design (DED), Kerangka Acuan Kerja (KAK), dan Rencana Anggaran Biaya (RAB), yang saat ini masih dalam tahap penyusunan oleh Dinas Cipta Karya Provinsi Kaltim.

Menurut Ekti, sebelumnya proyek ini berada di bawah kewenangan Dinas Perhubungan. Namun, karena kendala nomenklatur, pengelolaan proyek dialihkan ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Cipta Karya.

"Awalnya proyek ini ditangani Dinas Perhubungan, tetapi karena tidak ada nomenklatur yang sesuai, akhirnya dialihkan ke Cipta Karya. Proses pemindahan ini baru dilakukan dalam dua hari terakhir,” ungkapnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa proses lelang kemungkinan baru bisa dilakukan sekitar tiga bulan ke depan.

"Perencanaan biasanya membutuhkan waktu dua bulan, lalu dua bulan berikutnya baru proses lelang. Tapi kalau memungkinkan, saya berharap tender bisa dipercepat,” tambahnya.

BACA JUGA: https://harianjurnal.com/parlementaria/8711-jalan-penghubung-kubar-mahulu-mulai-dikerjakan-dprd-kaltim-pastikan-progres-sesuai-rencana

Soal pembiayaan dan pelaksanaan proyek, Ekti menyebutkan hal ini akan dibahas lebih lanjut melalui kesepakatan antara Pemprov Kaltim dan Pemkab Mahulu. Rencana tersebut nantinya akan dituangkan dalam bentuk roadmap dan kerja sama formal melalui Memorandum of Understanding (MoU).

"Roadmap-nya akan disusun oleh Asisten I Setkab Mahulu, Agustinus Teguh Santoso. Selanjutnya akan ada kesepakatan antara Bupati Mahulu dan Gubernur Kaltim mengenai pembagian tugas melalui MoU,” jelasnya.

Politisi dari Partai Gerindra ini berharap pembangunan Bandara Mahakam Ulu dapat segera terealisasi guna membuka akses transportasi yang lebih luas serta mendorong pertumbuhan ekonomi di wilayah Mahulu. (Adv/DPRDKaltim/*)