
Rabu 21 Mei 2025
SAMARINDA– Komisi IV DPRD Kalimantan Timur melakukan kunjungan kerja ke PT Indominco Mandiri pada Kamis (16/5/2025). Kunjungan ini bersifat in office atau hanya berlangsung di kantor perusahaan, tanpa agenda peninjauan lapangan.
Sekretaris Komisi IV DPRD Kaltim, Muhammad Darlis, menyampaikan bahwa pertemuan ini difokuskan pada pembahasan isu-isu penting seperti pengelolaan lingkungan, pelaksanaan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), serta ketenagakerjaan.
"Kunjungan ini hanya diskusi di kantor, belum sempat ke lapangan karena ada beberapa agenda lain yang harus kami hadiri,” kata Darlis.
Dalam pertemuan tersebut, Komisi IV menyoroti berbagai persoalan lingkungan yang berkaitan dengan aktivitas perusahaan. Meski PT Indominco Mandiri telah menerima sejumlah penghargaan di bidang lingkungan, Darlis mengungkapkan masih banyak laporan masyarakat soal lemahnya penanganan di lapangan.
"Kami memberikan masukan terkait normalisasi sungai, reklamasi, hingga penanganan banjir. Hal-hal ini harus jadi perhatian ke depan,” tegasnya.
Salah satu isu yang juga disorot adalah keberadaan instalasi pengolahan limbah atau waste treatment plant (WTP) yang berada dekat dengan bibir Sungai Santan.
Keberadaan fasilitas tersebut dinilai berpotensi menimbulkan pencemaran, meski pihak perusahaan mengklaim sistem WTP-nya aman.
"Kami berencana akan turun langsung ke lapangan untuk melihat kondisi sebenarnya,” imbuh Darlis.
Soal pelaksanaan program CSR, Komisi IV juga menyoroti alokasi dana, terutama untuk program beasiswa. Darlis menyebut jumlah yang dialokasikan tidak sebanding dengan kapasitas perusahaan yang telah beroperasi selama 37 tahun.
"Semestinya CSR pendidikan dialokasikan lebih proporsional dan tidak tumpang tindih dengan program pemerintah seperti pembebasan UKT dari Pemprov,” katanya.
Ia menyarankan agar beasiswa CSR diarahkan ke pembiayaan kebutuhan mahasiswa dari keluarga kurang mampu.
"Tujuannya agar anak-anak kita bisa kuliah dengan tenang,” tambahnya.
Terkait ketenagakerjaan, Komisi IV mendorong PT Indominco agar lebih aktif dalam memberikan pelatihan keterampilan kepada masyarakat lokal guna meningkatkan penyerapan tenaga kerja daerah.
"Kalau alasannya skill masyarakat kurang, perusahaan harus hadir memberi pelatihan yang sesuai dengan kebutuhan industri,” tegas Darlis.
Ia menutup dengan menyatakan bahwa seluruh masukan dari Komisi IV akan menjadi bahan evaluasi.
"Kami berencana kembali mengunjungi Indominco untuk diskusi lanjutan bersama manajemen,” tandasnya. (Adv/DPRDKaltim/*)