
Senin 13 November 2023
SAMARINDA – Pembangunan infrastruktur untuk pendidikan yang bersumber dari APBD diharap menjadi prioritas. Di mana saat ini sarana dan prasarana Pendidikan belum memenuhi kebutuhan dasar.
Hal itu diungkapkan oleh Ketua DPRD Kaltim Hasanuddin Mas’ud. Dia menyebut kebutuhan dasar yang dimaksud seperti minimnya ruang belajar, laboratorium serta pusat penelitian.
Bahkan ada beberapa sekolah yang tenaga pendidiknya belum mampu mengimplementasikan pemberlakuan kurikulum.
"Kalau bicara implementasi kurikulum sebenarnya, hanya beberapa kabupaten/kota yang bisa melakukannya," kata Hamas sapaan akrab Hasanuddin Mas'ud, belum lama ini.
Politisi partai berlambang pohon beringin ini bahkan mendesak Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kaltim agar memprioritaskan sekolah-sekolah yang belum memiliki infrastruktur, terutama di daerah terpencil.
"Bahkan ada sekolah yang jumlah gurunya sedikit dan ruang kelasnya masih lesehan," sebutnya.
Dia menambahkan, porsi APBD saat ini bisa mengatasi angka kemiskinan dan infrastruktur pendidikan di Kaltim.
"Sudah menjadi tugas kita bersama untuk memberikan perhatian terhadap dunia pendidikan demi generasi penerus bangsa," jelasnya. (Adv/DPRDKaltim/*)