Jumat 15 November 2024
SAMARINDA – Kalimantan Timur (Kaltim) mulai mengambil langkah besar untuk mempopulerkan olahraga baru, pickleball, yang semakin digemari di Indonesia.
Dalam upaya ini, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kaltim telah menyusun program pembangunan fasilitas olahraga khusus untuk mendukung perkembangan pickleball di wilayah tersebut.

Sri Wartini, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dispora Kaltim, menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen untuk menyediakan fasilitas memadai di stadion-stadion besar seperti Stadion Palaran dan Stadion Kadrie Oening. Menurutnya, langkah ini adalah bagian dari strategi pemerintah untuk memperkenalkan olahraga modern yang mudah diakses oleh masyarakat.
“Pickleball adalah olahraga yang unik dan mudah dimainkan oleh berbagai kalangan. Dengan fasilitas yang memadai, kami yakin olahraga ini dapat berkembang pesat di Kaltim,” ungkap Sri Wartini, Jumat (15/11).
Pickleball, yang memadukan elemen tenis, badminton, dan pingpong, semakin diminati berkat kesederhanaan dan fleksibilitasnya.
Sri Wartini menambahkan bahwa pembangunan fasilitas ini tidak hanya mendorong keterlibatan masyarakat, tetapi juga membuka peluang bagi Kaltim untuk menjadi tuan rumah berbagai kompetisi nasional hingga internasional.
Dispora Kaltim berharap fasilitas ini dapat mendorong partisipasi masyarakat dalam olahraga sekaligus menciptakan ekosistem olahraga yang lebih dinamis di wilayah tersebut. Tidak hanya itu, pemerintah juga optimis bahwa upaya ini dapat melahirkan atlet-atlet lokal yang mampu bersaing di kancah nasional.
“Keberadaan lapangan pickleball ini akan memberikan nilai tambah, baik dalam menciptakan prestasi olahraga maupun mempromosikan gaya hidup sehat di kalangan masyarakat,” tambahnya.
Dengan visi jangka panjang, Dispora Kaltim juga ingin memanfaatkan olahraga ini sebagai sarana untuk membangun komunitas yang aktif dan inklusif. Pickleball diharapkan dapat menjadi salah satu ikon olahraga di Kaltim, merefleksikan semangat olahraga dan kebersamaan yang kental di daerah tersebut.
“Kami percaya bahwa olahraga ini memiliki potensi besar untuk menjadi kebanggaan Kaltim, baik dari segi prestasi maupun partisipasi masyarakat. Ini adalah langkah awal untuk menciptakan budaya olahraga yang lebih maju di daerah,” pungkas Sri Wartini.
Ke depan, Kaltim tidak hanya ingin dikenal sebagai wilayah dengan sumber daya alam yang melimpah, tetapi juga sebagai pusat inovasi olahraga yang mampu bersaing di tingkat nasional dan internasional. (AR/adv/DisporaKaltim)