Rabu 27 November 2024
SAMARINDA – Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur melalui Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) mengambil langkah strategis untuk memastikan pengembangan olahraga tidak hanya terpusat di kota-kota besar. Fokus utama kini adalah menjangkau wilayah terpencil guna menemukan bakat-bakat tersembunyi yang berpotensi mengharumkan nama daerah.
Sulaiman, Analis Kebijakan Muda di Dispora Kaltim, menjelaskan bahwa pemerataan pengembangan olahraga menjadi prioritas.

“Kami ingin memastikan setiap pemuda, termasuk dari wilayah 3T (terpencil, terluar, terdepan), memiliki akses yang sama untuk mengembangkan potensinya,” kata Sulaiman.
Dispora Kaltim menggandeng berbagai pihak, mulai dari cabang olahraga hingga pemerintah daerah, untuk mendeteksi dan membina atlet berbakat. Selain identifikasi, mereka juga berkomitmen membangun sistem pembinaan berkelanjutan yang dapat membantu para atlet tumbuh di level yang lebih tinggi.
“Kami menyadari tantangan geografis, tetapi dengan kolaborasi yang baik, kami yakin semua potensi ini dapat dioptimalkan,” ujar Sulaiman.
Salah satu terobosan Dispora adalah menerapkan program pelatihan berbasis kebutuhan. Atlet-atlet muda dari daerah terpencil yang memiliki potensi tinggi akan dipindahkan sementara ke daerah dengan fasilitas yang lebih lengkap untuk mendapatkan pelatihan optimal.
Selain itu, Dispora Kaltim juga menjalankan program pelatihan keliling, di mana pelatih profesional dikirim langsung ke wilayah-wilayah dengan keterbatasan fasilitas.
“Kami ingin mendekatkan akses olahraga kepada semua pemuda, sehingga tidak ada yang tertinggal,” tambahnya.
Dengan berbagai langkah strategis ini, Dispora Kaltim berharap dapat mencetak lebih banyak atlet berbakat yang mampu berkompetisi di tingkat nasional maupun internasional.
“Kami percaya, dari pelosok sekalipun, lahir atlet yang mampu membawa nama besar Kalimantan Timur ke panggung dunia,” tutup Sulaiman. (AR/adv/DisporaKaltim)