UPTD Dispora Kaltim Menilai Kemungkinan Kerja Sama Pengelolaan Parkir di GOR Kadrie Oening Samarinda

Senin 18 November 2024

SAMARINDA – Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Pengelolaan Prasarana Olahraga Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kalimantan Timur (Kaltim) sedang mengevaluasi potensi kerja sama dengan pihak ketiga untuk mengelola area parkir di sekitar Gedung Olahraga (GOR) Kadrie Oening, Samarinda.

Kajian ini bertujuan untuk memperbaiki sistem parkir dan memberikan kenyamanan lebih bagi para pengunjung.

Junaidi Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim

Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Junaidi, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya sedang membahas mekanisme tarif parkir yang adil dan terjangkau. Dalam pembahasan tersebut, mereka berfokus pada penentuan tarif yang tidak membebani masyarakat namun tetap menjaga keamanan kendaraan yang diparkir.

"Proses penyusunan tarif parkir sedang berjalan, kami ingin memastikan tarif yang kami tetapkan tidak hanya terjangkau, tetapi juga mendukung keamanan kendaraan yang ada," ungkap Junaidi di Samarinda.

Saat ini, area parkir di sekitar GOR Kadrie Oening juga digunakan oleh Convention Hall Samarinda yang berada di bawah pengelolaan Biro Umum Pemprov Kaltim. Karena itu, koordinasi antara UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga dan Biro Umum diperlukan untuk memaksimalkan pemanfaatan lahan parkir yang terbatas ini.

“Meskipun UPTD bertanggung jawab atas pengelolaan stadion, dan Biro Umum mengelola Convention Hall, kami harus berbagi area parkir yang sama,” ujar Junaidi, Senin (18/11).

Salah satu tantangan dalam penerapan tarif parkir adalah terbatasnya jumlah petugas yang tersedia, karena sebagian besar difokuskan pada pengamanan. Oleh karena itu, UPTD sedang mempertimbangkan opsi untuk bekerja sama dengan pihak ketiga dalam mengelola parkir, meskipun pembahasan ini masih dalam tahap awal.

"Kami tengah mengeksplorasi peluang untuk bermitra dengan pihak ketiga, namun tentu saja hal tersebut membutuhkan dasar hukum yang kuat serta sistem yang dapat memastikan kelancaran pengelolaan," tambah Junaidi.

Sebagai langkah sementara, jika area parkir Convention Hall penuh karena adanya acara besar, UPTD akan menyediakan alternatif parkir di stadion. Langkah ini diharapkan bisa mengurangi masalah kekurangan kapasitas parkir di waktu-waktu sibuk.

Junaidi juga menekankan bahwa dengan adanya pengelolaan parkir yang lebih terorganisir dan penerapan tarif yang adil, diharapkan pengunjung dapat merasa lebih nyaman dan aman saat memarkirkan kendaraan mereka di area tersebut.

"Kami ingin memastikan pengunjung merasa aman dan nyaman saat menggunakan fasilitas parkir ini," tutupnya. (AR/adv/DisporaKaltim)