Minggu 17 November 2024
SAMARINDA - Proses pemilihan mitra pengelola Hotel Atlet Samarinda kini tengah berlangsung, dengan Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kalimantan Timur bertugas sebagai pengatur jalannya seleksi. Pemilihan mitra dilakukan melalui mekanisme beauty contest.
Kepala UPTD Pengelolaan Prasarana Olahraga Dispora Kaltim, Junaidi, mengungkapkan bahwa sebanyak empat investor telah menyampaikan minat mereka untuk berkolaborasi dalam pengelolaan hotel dengan skema Kerja Sama Pemanfaatan Aset (KSP).
"Keempat investor tersebut telah menyerahkan proposal mereka, dan saat ini BPKAD tengah memverifikasi nama-nama mereka untuk dilanjutkan ke tahap berikutnya," ujar Junaidi, Minggu (17/11).
Lebih lanjut, Junaidi menjelaskan bahwa setiap calon mitra diwajibkan untuk menyusun dokumen acuan kerja yang akan dievaluasi oleh BPKAD.
Proses ini bertujuan untuk memastikan bahwa proposal yang diajukan memenuhi kriteria investasi dan skema kerja sama yang sesuai dengan ketentuan yang ada.
"Setelah dilakukan evaluasi investasi, kami akan membahas lebih lanjut mengenai bentuk kerja sama, kontribusi kepada pemerintah, serta pembagian hasil yang adil bagi semua pihak," tambahnya.
Proses seleksi ini melibatkan berbagai instansi terkait, seperti Dispora, BPKAD, DJKN, Badan Penanaman Modal, Badan Pendapatan Daerah, dan biro hukum Pemerintah Provinsi.
Semua pihak bekerja sama untuk memastikan bahwa kerja sama yang terjalin nantinya memenuhi standar teknis, hukum, dan finansial yang berlaku. Hotel Atlet Samarinda, yang memiliki 273 kamar, diharapkan dapat menjadi aset berharga bagi daerah.
Dispora Kaltim berharap proses seleksi mitra pengelola dapat segera selesai, sehingga hotel ini dapat beroperasi secara optimal dan turut mendukung perkembangan sektor olahraga serta perekonomian Kalimantan Timur. (AR/adv/DisporaKaltim)