dr Didik Jafar Kembali Dipercaya Berikan Materi untuk Pelatih Atlet Kaltim

Selasa 14 November 2023

SAMARINDA - Narasumber satu ini berikan materi dalam kegiatan coaching clinic yang dilaksanakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kalimantan Timur (Kaltim), bahkan telah mendampingi KONI Kaltim dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) sejak di Jawa Barat (Jabar) 2016 lalu.

Didik Jafar Narasumber Coaching Clinic KONI Kaltim

Seorang, dr Didik Jaffar menyampaikan materinya kepada pelatih dan atlet Kaltim, meski sifatnya hanya penyegaran, terbilang awal, hanya sebagai filosofi.

Didik Jafar menyampaikan, penyampaiannya lebih ke filosofi kepelatihan, layaknya seorang pelatih harus berfalsafah.

"Yang selama ini sering bisa dikatakan ditanggalkan tanpa disadari, dan ini penting sekali," ungkap Didik belum lama ini.

Menurutnya, sebetulnya para pelatih sudah menjalankan. Tapi ketika menjalankan tanpa sadar bahwa itu adalah bagian dari falsafah seorang pelatih, maka seolah-olah hanya mengalir begitu saja seperti tidak bermakna.

Padahal jika para pelatih bisa lebih mendalaminya lagi dengan penuh kesadaran. Maka antara atlet dan pelatih akan lebih terjalin ikatan batinnya.

Maka Itu, akan kita tambahkan. "Yah mudah-mudahan dengan pertemuan awal ini kita akan coba menekankan lagi bagaimana pilar prestasi itu harus dibangun. Yang namanya prestasi kan tidak hanya dibangun, tapi kita juga harus bangun pondasi dan pilar," terangnya.

Dia katakan, sama halnya dengan pembangunan pondasi tanpa pilar, maka tidak mungkin ada atap. Artinya tidak akan mungkin sampai atas. Selain itu, yang bisa menjadikan prestasi itu berdiri, maka perlu ada tiangnya. Tiang-tiang inilah yang harus betul-betul dibenahi.

Didik menilai, tantangannya kedepan luar biasa, sebelumnya di PON Papua hanya satu provinsi. Kini pelaksanaan PON XXI 2024 akan dilaksanakan di dua provinsi, yakni Aceh dan Sumut.

Kedua tuan rumah, pasti mempunyai opsi dan semangat lebih untuk menjadi yang terbaik.

"Bahkan, bisa jadi mungkin tiga besar yang konsisten dipegang oleh Pulau Jawa bisa saja tergeser," jelasnya. (Adv/DisporaKaltim/*)