BALIKPAPAN - Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI) Kota Balikpapan berkomitmen memperkuat pembinaan atlet lokal sebagai persiapan menghadapi Babak Kualifikasi Pekan Olahraga Provinsi (BK Porprov) Kalimantan Timur 2026.
Kepastian tersebut disampaikan usai rapat pleno pengurus yang digelar pada 26 November 2025 di Sekretariat PSTI Balikpapan.
Ketua Cabang Olahraga (Cabor) PSTI Balikpapan, Muhammad Salahuddin, mengatakan seluruh pengurus sepakat untuk mengedepankan pembinaan internal dan tidak merekrut atlet dari luar daerah.
Kebijakan itu, menurutnya, merupakan prinsip dasar pembinaan yang harus dijalankan setiap cabang olahraga.
"PSTI Balikpapan sepakat bahwa tim harus dibangun dari hasil pembinaan sendiri. Cabor hadir untuk mencetak atlet, bukan mengambil dari luar. Ini komitmen bersama," ujar Salahuddin.
Seleksi Dimulai, Digelar Setiap Akhir Pekan
Sebagai bagian dari persiapan, PSTI Balikpapan menetapkan pelaksanaan seleksi atlet setiap Sabtu dan Ahad di Lapangan Tenis BJBJ atau jalan Asnawie Arbain.
Seleksi terbuka ini ditujukan bagi pelajar, atlet muda, dan masyarakat yang berminat mengembangkan diri di cabang sepak takraw.
Penetapan jadwal akhir pekan dianggap strategis agar tidak mengganggu aktivitas pendidikan pelajar yang menjadi sasaran utama pembinaan.
Gencarkan Pembinaan Usia Dini
Rapat pleno turut dihadiri para guru olahraga sekolah dasar yang selama ini aktif mendorong perkembangan sepak takraw di Balikpapan. Kehadiran mereka dinilai memperkuat komitmen PSTI dalam membangun sistem pembinaan usia dini yang lebih terarah.
Ketua PSTI menilai, SD menjadi sumber terbesar lahirnya bibit potensial. Sinergi antara sekolah, klub, dan pengurus disebut menjadi kunci untuk memastikan regenerasi berjalan berkelanjutan.
Target Tingkatkan Daya Saing di Porprov 2026
Dengan menerapkan pembinaan berbasis talenta lokal, PSTI Balikpapan optimistis mampu membangun skuad yang lebih kompetitif pada Porprov 2026. Selain seleksi rutin, PSTI juga menyiapkan program latihan terstruktur, evaluasi berkala, dan uji tanding untuk atlet yang dinyatakan lolos.
"Kita ingin tim Balikpapan berangkat ke Porprov dengan kekuatan penuh, tetapi tetap sesuai prinsip: atlet murni hasil pembinaan lokal,”ujar Salahuddin.
Ajak Klub dan Pelajar Terlibat
PSTI Balikpapan mengajak klub, pelajar, serta masyarakat yang memiliki minat terhadap sepak takraw untuk mengikuti proses seleksi yang telah dibuka.
Informasi lebih lanjut dapat diperoleh melalui Sekretariat PSTI Balikpapan. Dengan kebijakan tidak menggunakan atlet luar daerah, PSTI Balikpapan menegaskan arah pembinaan jangka panjang: mengembangkan kekuatan dari rumah sendiri dan melahirkan generasi atlet Balikpapan yang siap bersaing di tingkat provinsi. (SS/*)