Kamis, 5 November 2020
BALIKPAPAN-Seorang penjaga tokoh sembako, Edy (35) menilai, adanya penurunan omset dimasa pandemi.
Itu dikatakan, karena melihat kondisi penjualan di toko tempat ia bekerja.
Selain, pengaruh pandemi COVID -19, persaingan usaha juga menjadi salah satu akibat, turunya minat pembeli.

Edy menambahkan, jika penurunan omset pastinya pendapatan berkurang, bisa karena memang tidak ada, bisa juga karena keadaan sekarang, masih pandemi.
Selain dari itu, Edy tidak berputus asa dengan bekerja sebagai penjaga toko. Syukur Alhamdulillah, masih bisa bertahan. Tidak dikeluarkan, padahal situasinya sekarang ini pandemi COVID19 belum berakhir.
Edy berharap, kondisi segera berubah masyarakat bisa menjalankan usaha kembali normal. "Asalkan mau mengikuti petunjuk dari pemerintah dengan mentaati protokol kesehatan COVID 19," urainya.
Baginya, mentaati Protokol kesehatan itu penting. Dengan cara itu, kita dapat memutus mata rantai COVID 19.
"Sebelumnya, kami tidak pakai pencuci tangan, sekarang pakai. Pencuci tangan semua dilakukan untuk menghindari penyebaran virus Corona. Apa pun kondisinya, kita tetap semangat jangan. Intinya kita tetap berpikir positif insya Allah, kerja lancar," pungkasnya. (SR)
Editor: Ahmad Yani
#satgascovid19 #ingatpesanibu #ingatpesanibuwajibpakaimasker #ingatpesanibuwajibjagajarak #ingatpesanibuwajibcucitangan #wajibpakaimasker #wajibjagajarak #wajibjagajarakhindarikerumunan #wajibcucitangan #wajibcucitangandengansabun