PBH PERADI Beri Konseling ke Warga Binaan Lapas

Kamis, 22 Oktober 2020

BALIKPAPAN-Ketua PBH PERADI (Pendampingan Bantuan Hukum) Balikpapan, Ardiansyah menyampaikan, pemberian materi hukum bagi warga binaan Lapas Kelas II Balikpapan. Adalah kerjasama Bimbingan atau Konseling, terkait pemahaman hukum.

Bentuk kerjasama itu, bukan advokasi hukum. Melainkan, pencerahan pemahaman berbagai persoalan hukum dialami warga binaan. Namun, bukan hukum mereka sedang jalani. 

"Kerjasama ini, sifatnya bimbingan bukan advokasi. Melainkan konseling ke warga binaan Lapas terkait, materi-materi advokat hukum," urai Ardiansyah. 

Adapun materi hukum disampaikan, terkait pemahaman hukum waris, hukum keluarga, hukum perceraian, kepemiluan atau hukum tanah lainnya. 

Menurut Ardiansyah, utamanya hukum tanah, di Balikpapan. Seringkali warga kita menghadapi kasus pertanahan. Sangat kompleks permasalahanya. 

"Kami malah tidak masuk dengan masalah dihadapi atau hukum mereka dia hadapi. Kami Membatasi diri dan tidak mengkorek-korek masalah mereka alami," ujarnya. 

Begitu juga dengan urusan pidana, pihaknya tidak masuk wilayah itu. Hanya, memberikan hak-hak hukum, saat mereka di luar.

Senada disampaikan, Kasubsi Bimkemaswat LAPAS kelas IIA Balikpapan, kemungkinan banyak dari mereka tidak mengetahui hukum. Makanya, diberikan pemahaman. Untuk mengetahui, apa itu hukum, dan bagaimana hukum itu.

"Agar mereka bisa memahami atau masalah-masalah lain. Penyuluhan diberikan PBH ini, mereka lebih tahu, lebih paham masalah akan dihadapi. Setidak-tidaknya ketika dia bebas, dia akan tahu, berhadapan hukum," jelas Slamet Riyadi. 

Ia kembali menjelaskan, kerjasama konseling ini, tidak terkait dengan hukum mereka jalani. 

"Kami berharap, kedepanya, tidak melakukan kejahatan lagi. Dia tahu mana, benar dan mana yang tidak. Sehingga, tidak mengulangi lagi, karena banyak diantara mereka di sini, tidak tahu, hukum mereka jalani," tandas Slamet Riyadi. (**) 

Editor: Ahmad Yani